Pemberdayaan ABK di SLB Kuncup Mas Banyumas melalui Apresiasi Sastra Bertema Ekologi dengan Pendekatan Inklusif
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.2236Kata Kunci:
Anak Berkebutuhan Khusus, Apresiasi Sastra, Drama Ekologi, Gerakan Literasi SekolahAbstrak
Keterbatasan literasi sastra dan minimnya inovasi pembelajaran pada siswa ABK di SLB Kuncup Mas Banyumas membutuhkan solusi dalam pelatihan apresiasi sastra melalui pendekatan inkulisf. Beragamnya jenis disabilitas seperti tunarungu wicara, tunanetra, tunagrahita, tunadaksa masing-masing memiliki cara berbeda dalam berinteraksi dengan sastra khususnya berkaitan dengan keterampilan berbahasa. Setiap ABK mampu mengungkapkan perasaan, ide dan pengamalam mereka dengan cara berbeda yang dapat bermanfaat bagi perkembangan emosional, sosial dan kognitif mereka. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan apresisasi sastra bertema ekologi di SLB Banyumas. Metode yang digunakan yaitu pendekatan multisensory dengan metode pengajaran inklusif yang melibatkan berbagai indera sesuai dengan kebutuhan mereka. Sebanyak 35 peserta didik SLB Banyumas yang terdiri atas berbagai jenis disabilitas meliputi tunanetra (20%), tunarungu wicara (30%), tunagrahita (40%) dan tunadaksa (10%). Mereka saling berkolaborasi melakukan pementasan drama bertema ekologi dari naskah drama yang disusun sendiri. Rangkaian kegiatan dimulai dengan sosialisasi literasi sastra bertema ekologi, praktik penerapan teknologi menggunakan aplikasi pembelajaran interaktif worldwall, pendampingan praktik apresiasi sastra yang diawali dengan praktik menulis kreatif, menyanyi, menari dan praktik dialog peran. Puncak literasi yaitu pementasan drama bertema ekologi yang merupakan kolaborasi peserta didik SLB Banyumas dengan berbagai jenis disabilitas. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini terbukti memberikan manfaat bagi ABK SLB Banyumas yaitu memperkenalkan konsep ekologi melalui karya sastra yang dapat membantu memahami dan mengapresiasi pentingnya menjaga kelestarian alam dengan cara yang kreatif dan menarik. Secara keseluruhan, sebanyak 91,4% menyatakan bahwa pelatihan apresiasi sastra bertema ekologi ini tidak hanya meningkatkan wawasan dan keterampilan literasi anak berkebutuhan khusus, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan dan mempromosikan inklusivitas dalam pendidikan. Selain itu, kegiatan pengabdian ini relevan dengan tujuan nasional yaitu SDGs 4,10 dan Asta Cita 4.
Referensi
Abd. Rahman, Hasan Basri, Helman Al-Qudish, & Mas’odi Mas’odi. (2024). Literasi Linguistik dalam Pendidikan Inklusif untuk Pengembangan Kemampuan Berbahasa pada Anak Berkebutuhan Khusus. Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah, 3(1), 155–163. https://doi.org/10.59059/mutiara.v3i1.1997
Annisa, A. (2024). Jejak Literasi: Pendekatan Inklusif dalam Pendidikan untuk Anak Berkebutuhan Khusus.
Khotimah, K., Akbar, S., & Sa’dijah, C. (2018). Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah.
Luthfiyani, R. (n.d.). STRATEGI MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SASTRA.
Maulana, M. A., Umam, A. H., & Alatas, S. Z. (2024). Strategi Belajar Anak Berkebutuhan Khusus: Literatur Review. 3.
Mutia, T. K., & Desiningrum, D. R. (2015). PENGARUH METODE MULTISENSORI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHAFAL KATA PADA ANAK TUNARUNGU TAMAN KANAK-KANAK: Studi Eksperimental di TK SLB Negeri Semarang. 4.
Nurdiyanto, E., Resticka, G. A., & Marahayu, N. M. (2021). Peningkatan Apresiasi Sastra Melalui Teatrikal Puisi Bagi Siswa SMK Negeri 3 Banyumas. Solidaritas: Jurnal Pengabdian, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.24090/sjp.v1i1.4879
Pamungkas, O.Y. (2021). Sastra Hijau: Pendidikan Lingkungan dalam Novel Klasik. JURNAL KRIDATAMA SAINS DAN TEKNOLOGI, 3(02), 147–160. https://doi.org/10.53863/kst.v3i02.388
Permatasari, B. L. A. (2019). SASTRA HIJAU DAN PEMBELAJARAN SASTRA ANAK: ALTERNATIF GERAKAN EKOLOGIS DALAM PUISI. Haluan Sastra Budaya, 2(2), 187. https://doi.org/10.20961/hsb.v2i2.4592
Pujiati, D., Basyar, M. A. K., & Wijayanti, A. (2022). Analisis Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Pedagogik Journal of Islamic Elementary School, 57–68. https://doi.org/10.24256/pijies.v5i1.2615
Ummah, R., & Rahman, M. E. (2024). PENDEKATAN MULTISENSORI DALAM MODEL PEMBELAJARAN UNTUK SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS. 03(01).
Wedasuwari, I. A. M., Erawan, D. G. B., & Putra, I. K. W. (2022). Literasi Sastra di Era 4.0. WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer, 4(2), 25–29. https://doi.org/10.30864/widyabhakti.v4i2.307
Widianti, A. W. (2017). KAJIAN EKOLOGI SASTRA DALAM KUMPULAN CERPEN PILIHAN KOMPAS 2014 DI TUBUH TARRA DALAM RAHIM POHON. Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(2), 1. https://doi.org/10.25157/diksatrasia.v1i2.576
Yulianti, U. H., Yulianita, N. G., Resticka, G. A., & Universitas Jenderal Seedirman. (2025). Jambore Literasi Sebagai Upaya Penguatan Baca Tulis bagi Siswa SLB B Yakut Purwokerto. Jurnal Gramaswara, 5(1), 22–31. https://doi.org/10.21776/ub.gramaswara.2024.005.01.03
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Gita Anggria Resticka, Uki Hares Yulianti, Nadia Gitya Yulianita

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




