Penerapan Program Empat Kata Ajaib untuk Meningkatkan Etika Kesopanan Moralitas pada Anak Sekolah Dasar di Panti Asuhan Jakobus Amin, Kota Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.2250Kata Kunci:
Etika Kesopanan Anak, Kata Ajaib, Pendidikan KarakterAbstrak
Penguatan nilai kesopanan sejak usia dini merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter anak yang saat ini sudah jarang diterapkan di dalam keseharian anak. Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan perilaku sopan santun pada anak melalui penerapan program “4 Kata Ajaib” yaitu Maaf, Tolong, Terimakasih, dan Permisi. Kegiatan tersebut bertempat di Panti Asuhan Jakobus Amin Tangerang, dan melibatkan 5 orang anak sekolah dasar (SD) serta menggunakan metode kualitatif berbasis observasi deskriptif. Selain itu program tersebut dirancang dalam bentuk bermain sambil belajar seperti bermain clay, bercerita dan menyusun kalimat acak. Hasil pengamatan yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan pada penggunaan “4 Kata Ajaib”, dari yang awalnya sangat jarang menggunakan 4 kata tersebut hingga menjadi sangat sering diucapkan dalam aktivitas sehari-hari. Frekuensi penggunaan kata tersebut sudah sangat meningkat dari 2-3 kali hingga 6-8 kali dalam setiap sesi yang dilakukan. Selain itu kebiasaan tersebut memunculkan inisiatif anak dalam membantu teman, meminta maaf tanpa disuruh, mengucapkan terimakasih, dan mengucapkan permisi bila ingin lewat. Implikasi dari kegiatan yang telah dilakukan bertempat di Panti Asuhan Jakobus Amin Tangerang, menunjukan bahwa pendekatan bermain sambil belajar dapat menanamkan nilai kesopanan serta membangun karakter anak pada usia dini. Sekaligus, melalui pendekatan tersebut anak dengan mudah menerapkannya di dalam lingkungan sekitar nya.
Referensi
Aprily, N. M., Rosidah, A. K., & Hashipah, H. (2024). Maaf, Terima Kasih, Tolong Dan Permisi: Empat Kata Ajaib Dalam Pembentukan Karakter Sosial Anak. As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 123–132. https://doi.org/10.32678/assibyan.v8i1.9316
Auliana, dkk. (2023). Pengembangan Media Kartu Kata untuk Meningkatkan Kemampuan Menyusun pada Siswa. UMMAT Scientific Journals, 3, 2807-8705. https://journal.ummat.ac.id/index.php/fkip/article/viewFile/16818/pdf
Ardiansyah., Risnita., & Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.57
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
Emmons, R. A. & McCullough, M. E. (2003). Counting blessings versus burdens: An experimental investigation of gratitude and subjective well-being in daily life. Journal of Personality and Social Psychology, 84(2), 377–389. https://doi.org/10.1037/0022-3514.84.2.377
Fajarini, A. (2023). Character formation of children through habituation of the magic word. ICHSS: The 2nd International Conference of Humanities and Social Science, 2, 311–316.
Fahri, L. M., & Qusyairi, L. A. H. (2019). Interaksi sosial dalam proses pembelajaran. Palapa: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan, 7(1), 149–166. https://doi.org/10.36088/palapa.v7i1.194
Ibda, F. (2023). Perkembangan moral dalam pandangan Lawrence Kohlberg. Intelektualita: Journal of Education Sciences and Teacher Training, 12(1), 62–77.
Jafar, E. S., Afiva, A. Z., & Rekan. (2024). Implementasi psikoedukasi empat kata ajaib untuk meningkatkan etika sosial siswa kelas 1 Sekolah Dasar Pertiwi Makassar. BULLET : Jurnal Pendidikan. https://www.neliti.com/publications/592361/implementasi-psikoedukasi- empat-kata-ajaib-untuk-meningkatkan-etika-sosial-siswa
Juliana, S. A., Liza, T., Fatimahtuzzahra, F., & Imel, M. A. H. (2023). Tantangan sosial di era digital pada interaksi manusia. SIGNIFICANT: Journal of Research and Multidisciplinary, 2(2), 245–
https://doi.org/10.62668/significant.v2i02.912
Maureen, I. Y., Meij, H. V. D., & Jong, T. D. (2022). Evaluating storytelling activities for early literacy development. International Journal of Early Years Education, 3(4), 679–696. https://www.tandfonline.com/doi/pdf/10.1080/09669760.2021.1933917
Muliati, D. F., Ayuningrum, D. (2024). Implementasi wall story “Four magic words: Thanks, excuse me, help and sorry” di kelas V UPT SDN 3 Pringsewu Selatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu, 6(2), 104–109. https://doi.org/10.30604/abdi.v6i2.1656
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook.
Nada, D. N. Q., Hidayat, S., & Merliana, A. (2024). Analisis upaya pendidik dalam menanamkan nilai karakter sopan santun melalui penggunaan magic words di kelas I SDN 2 Linggajaya.
Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 10(3), 220–236. http://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/3819
Nurm, H. (2020). Implementasi pembentukan karakter pada santri di panti asuhan Nurul Falah. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan (UNESA). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan- kewarganegaraa/article/download/35022/31158/43659
Setyowati, N. N. (2021). Sikap bahasa anak remaja panti asuhan Nurul Wildan terhadap bahasa Indonesia. Sapala: Jurnal Bahasa dan Sastra, 8(2), 25–35. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/40203/34907
Widyaningrum, R. Fadhilah, J. N dan Siwi, I, N. (2024). Efektivitas Terapi Bermain Plastisin Dalam Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia Pra Sekolah. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 15(1), 86-93. https://www.jurnalmadanimedika.ac.id/JMM/article/view/372/224
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Selly Selly, Meiske Yunithree Suparman, Riri Choirut Nisa, Agnes Muliani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




