Pemberdayaan Penyandang Disabilitas melalui Eduwisata Inklusif Berbasis Potensi Lokal di Desa Ngablak, Kabupaten Magelang.

Penulis

  • Satrio Tegar Sadewo Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Tidar, Indonesia
  • Hanung Eka Atmaja Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Tidar, Indonesia
  • Budi Hartono Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Tidar, Indonesia
  • Putera Angga Dewa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Tidar, Indonesia
  • Raina Dewi Aldianti Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Tidar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2290

Kata Kunci:

Desa Wisata, Difabel, Eduwisata Inklusif, Pemberdayaan Masyarakat, Susu Kambing, Universitas Tidar

Abstrak

Desa Ngablak, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang memiliki potensi lokal berupa peternakan kambing perah yang dikelola sebagian masyarakat. Namun, penyandang disabilitas di wilayah ini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap aktivitas ekonomi dan belum dilibatkan dalam pengelolaan potensi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan motivasi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam pengembangan eduwisata inklusif berbasis peternakan kambing perah. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Juli 2025 di Balai Desa Ngablak, dengan melibatkan 25 peserta, sebagian besar dari Paguyuban Warsa Mundung. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, edukasi inspiratif melalui studi kasus Desa Pentingsari dan Kampung Warna-Warni Jodipan, serta diskusi partisipatif untuk memetakan ide produk olahan susu kambing. Hasil kegiatan menunjukkan 60% peserta menyatakan siap terlibat dalam pengembangan produk olahan susu kambing, 24% berminat mengembangkan eduwisata desa, dan 16% masih bersikap pasif. Peserta mulai menunjukkan inisiatif dan rasa percaya diri untuk mengolah susu kambing menjadi produk bernilai tambah seperti susu pasteurisasi, yoghurt, dan sabun susu kambing. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya kolaborasi inklusif dan membuka peluang nyata bagi difabel untuk menjadi aktor aktif dalam rantai nilai eduwisata.

Referensi

Aliyya, W. L. N., Fadlilah, A., Dewi, R. K., Susanto, E., Atma, A. A., Sumarsono, Q. C. K. N., & Hertanto, A. A. (2024). Penguatan Kelompok Difabel Melalui Pelatihan Pemeliharaan Ternak Sapi di Kecamatan Kembangbahu Kabupaten Lamongan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(2), 2831–2836. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.3398

Amir, F. L., Parwati, K. S. M., Hendrajana, I. G. M. R., & Putra, I. M. G. B. (2023). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PINGE DALAM EDUKASI KETAHANAN PANGAN UNTUK MENDUKUNG PELAKSANAAN KEGIATAN AGROWISATA. JURNAL PENGABDIAN MANDIRI, 2(12), 2553–2558.

Dahlan, M., & Anggoro, S. A. (2021). Hak atas Pekerjaan bagi Penyandang Disabilitas di Sektor Publik: Antara Model Disabilitas Sosial dan Medis. Undang: Jurnal Hukum, 4(1), 1–48. https://doi.org/10.22437/ujh.4.1.1-48

Dolezal, C., & Novelli, M. (2022). Power in community-based tourism: Empowerment and partnership in Bali. Journal of Sustainable Tourism, 30(10), 2352–2370. https://doi.org/10.1080/09669582.2020.1838527

Fahmi, F. Z., McCann, P., & Koster, S. (2017). Creative economy policy in developing countries: The case of Indonesia. Urban Studies, 54(6), 1367–1384. https://doi.org/10.1177/0042098015620529

Fuady, M. S., & Sumantri, J. (2021). MODEL BISNIS PETERNAKAN KAMBING PERAH RAKYAT DI LINGKUNGAN PENYANDANG DISABILITAS (STUDI KASUS DESA KARANGPATIHAN). 1(4).

Giampiccoli, A., & Mtapuri, O. (2012). Community-Based Tourism: An Exploration of the Concept(s) from a Political Perspective. Tourism Review International, 16(1), 29–43. https://doi.org/10.3727/154427212X13431568321500

Komariah, N., Saepudin, E., & Yusup, P. M. (2018). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pariwisata Pesona, 3(2), 158–174. https://doi.org/10.26905/jpp.v3i2.2340

Kurniawan, A. R. (2019). MODEL DESA PARIWISATA BERBASIS PETERNAKAN SAPI PERAH. Tornare: Journal of Sustainable and Research, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.24198/tornare.v1i1.24888

Mamuri, J., & Saputra, A. S. (2022). PENGEMBANGAN DESA WISATA SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT. Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi, 18(2). https://doi.org/10.56681/da.v18i2.44

Okazaki, E. (2008). A Community-Based Tourism Model: Its Conception and Use. Journal of Sustainable Tourism, 16(5), 511–529. https://doi.org/10.1080/09669580802159594

Purnamasari, D. L., Kusuma, R. P., Kanivia, A., Fariza, M., Septian, W. E., & Supriyadi, A. (2024). KEGIATAN PEMBERDAYAAN ANAK-ANAK PENYANDANG DISABILITAS DALAM PROGRAM PEMASARAN HASIL KARYA PRODUK AKUAPONIK. Jurnal Pengabdian UCIC, 2(3). https://jpucic.id/index.php/jpucic/article/view/83

Putra, M. F. R. E. (2025). Partisipasi dan Keterpenuhan Kebutuhan Dasar Penyandang Disabilitas dalam Pengelolaan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus: Desa Bengkala, Buleleng, Bali). http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/169662

Septinda, F., & Kartika, T. (2023). Strategi Pemberdayaan Ekowisata Melalui Mangrove Lampung Center (MLC) Inovasi Strategis Dalam Agenda Pembangunan Ekonomi Pemerintah Daerah. Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam, 19(2), 16–25. https://doi.org/10.24042/tps.v19i2.20010

Sujarwo, S., Tristanti, T., & Santi, F. U. (2017). Pengembangan model pemberdayaan perempuan desa wisata melalui pendidikan berbasis komunitas. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 10(1), 75–85. https://doi.org/10.21831/jpipfip.v10i1.16798

Syahril, M., & Redaputri, A. P. (2023). PEMBERDAYAAN KAUM DIFABEL DALAM MEMBANGUN INDUSTRI KREATIF DI YOGYAKARTA. Jurnal Pengabdian UMKM, 2(1), 1–7. https://doi.org/10.36448/jpu.v2i1.23

Diterbitkan

23-11-2025

Cara Mengutip

Sadewo, S. T., Eka Atmaja, H., Hartono, B., Dewa, P. A. ., & Aldianti, R. D. . (2025). Pemberdayaan Penyandang Disabilitas melalui Eduwisata Inklusif Berbasis Potensi Lokal di Desa Ngablak, Kabupaten Magelang. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 5(6), 3065–3074. https://doi.org/10.54082/jamsi.2290