Deteksi Dini dan Edukasi Kesehatan dalam Pencegahan Sekunder Hipertensi pada Masyarakat di Kelurahan Simpang IV Sipin, Kota Jambi
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.3007Kata Kunci:
Deteksi Dini, Faktor Risiko, Hipertensi, Secondary Prevention, Skrining KesehatanAbstrak
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang berkontribusi besar terhadap kejadian penyakit kardiovaskular dan sering tidak terdeteksi karena sebagian penderita tidak menunjukkan gejala. Tingginya risiko komplikasi serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemantauan tekanan darah menjadi dasar pelaksanaan pengabdian ini. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini hipertensi sekaligus meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta melalui pendekatan secondary prevention berbasis komunitas. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan interaktif, pemeriksaan tekanan darah, serta pengkajian riwayat kesehatan pribadi dan keluarga. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Desember 2025 di Kelurahan Simpang IV Sipin dengan melibatkan 90 peserta dari berbagai kelompok usia. Hasil skrining menunjukkan tekanan darah peserta adalah normal sebanyak 43,3%, 25,6% prehipertensi, 18,9% hipertensi derajat I, dan 12,2% hipertensi derajat II. Sebanyak 25,6% peserta memiliki keluhan hipertensi dan 15,6% diabetes mellitus, serta riwayat keluarga hipertensi (27,8%)dan diabetes melitus (14,4%). Setalah mengikuti kegiatan, terjadi peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pengendalian tekanan darah, kepatuhan pengobatan, pola hidup sehat, dan kontrol rutin. Kegiatan ini berhasil mengidentifikasi kelompok berisiko tinggi sekaligus mendorong perubahan perilaku preventif di tingkat individu dan keluarga. Hasil kegiatan ini menjadi dasar penentuan kelompok prioritas untuk pembinaan kesehatan selanjutnya.
Referensi
Adhayati, B., Prameswari, Y. N., Hermawati, L., Wulansari, E. R., Zulfa, H. A., & Putri, N. R. (2025). Skrining Tekanan Darah Sebagai Langkah Preventif Komplikasi Hipertensi Pada Masyarakat Desa Kasemen, Provinsi Banten: Blood Pressure Screening as a Preventive Effort to Reduce Hypertension Complications in Kasemen Village Community, Banten Province. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(12), 2662–2669.
BKPK, K. R. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SIKI): Data Akurat Kebijakan Tepat.
Cabezas, M.-F., Nazar, G., Ranchor, A. V, & Annema, C. (2025). The Effect of Health Literacy Interventions on Self-management in Chronic Diseases: A Systematic Review. Annals of Behavioral Medicine : A Publication of the Society of Behavioral Medicine, 59(1). https://doi.org/10.1093/abm/kaaf073
Cahyati, Y., Somantri, I., Cahyati, A., Rosdiana, I., Sugiarti, I., Iman, A. T., & Puruhita, T. K. A. (2021). Penatalaksanaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Pedoman Bagi Kader dan Masyarakat). Deepublish.
Guz, E., Kaczoruk, M., Brodowicz-król, M., & Pyć, M. (2021). Social and Economic Benefits of Secondary Prevention of Arterial Hypertension. 28(2), 319–325. https://doi.org/10.26444/aaem/134221
Hamzah, Akbar, H., Faisal, Rafsanjani, T. ., Sartika, Sinaga, A. H., Hidayani, W. R., Agustiaan, Panma, Y., & Bela, S. R. (2021). Teori Epidemiologi Penyakit Tidak Menular (T. A. Sugiyatmi (ed.)). Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
James, P. A., Oparil, S., Carter, B. L., Cushman, W. C., Dennison-Himmelfarb, C., Handler, J., Lackland, D. T., LeFevre, M. L., MacKenzie, T. D., Ogedegbe, O., Smith, S. C. J., Svetkey, L. P., Taler, S. J., Townsend, R. R., Wright, J. T. J., Narva, A. S., & Ortiz, E. (2014). 2014 evidence-based guideline for the management of high blood pressure in adults: report from the panel members appointed to the Eighth Joint National Committee (JNC 8). JAMA, 311(5), 507–520. https://doi.org/10.1001/jama.2013.284427
Kemenkes RI. (2022). Profil kesehatan indonesia 2022.
Lerma, E. V, Luther, J. M., & Hiremath, S. (2022). Hypertension Secrets E-Book. Elsevier Health Sciences.
Leucker, T. M., & Gerstenblith, G. (2023). Cardiovascular Disease in the Elderly. Springer.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan (Cet 3). Rineka Cipta.
Outwater, A. H., Leshabari, S. C., & Nolte, E. (2017). Disease Prevention: An Overview (S. R. B. T.-I. E. of P. H. (Second E. Quah (ed.), pp. 338–349). Academic Press. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/B978-0-12-803678-5.00117-X
PERKI. (2015). Pedoman tatalaksana hipertensi pada penyakit kardiovaskular.
Superintendence of Public Health. (2025). Non-Communicable Diseases Prevention Framework : Policy Framework for the Prevention of Non-Communicable Diseases and the Promotion of Wellbeing (Issue June 2024). Government of Malta: Ministry for Health and Active Ageing. https://health.gov.mt/wp-content/uploads/2024/06/Non-Communicable-Diseases_Prevention_Framework_2024_Public_Consultation_Document.pdf
Wijayanti, Y. T., Sumiyati, S., Tira, D. S., & Saputra, M. K. F. (2024). Edukasi Kesehatan bagi masyarakat dalam Pencegahan Penyakit Hipertensi dan Stroke stroke. Jurnal Pengabdian Masyarakat Edukasi Indonesia, 1, 77–84. https://doi.org/10.61099/jpmei.v1i
Wildin, R. S., Messersmith, D. J., & Houwink, E. J. F. (2021). Modernizing family health history: achievable strategies to reduce implementation gaps. Journal of Community Genetics, 12(3), 493–496. https://doi.org/10.1007/s12687-021-00531-6
World Health Organization (WHO). (2025). Global Report on Hypertension 2025: High Stakes-Turning Evidence Into Action.
World Heart Federation. (2023). World Heart Report 2023 Confronting The World ’ S Number One Killer. The Novartis Foundation.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Lia Puji Astuti, Afridawaty Mj, Yusi Nursiam, M. Anugerah Yusro

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




