Penerapan Manajemen Budidaya Intensif Berbasis Teknologi Pada Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) (Studi Kasus di PT Delta Marine Indonesia Cabang Sumbawa)
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.3047Kata Kunci:
auto feeder, budidaya intensif, manajemen produksi, monitoring pertumbuhan, kualitas airAbstrak
Budidaya udang vannamei (Litopenaeus vannamei) sistem intensif memiliki nilai ekonomi tinggi namun memerlukan pengelolaan operasional yang sangat tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi, mengamati, dan mengoptimalkan penerapan manajemen produksi pada unit tambak komersial PT Delta Marine Indonesia (DMI) Cabang Sumbawa. Metode pelaksanaan Adalah metode observasi lapangan terhadap alur kerja tambak serta dokumentasi teknis melalui pencatatan logbook harian operasional mitra. Aspek pengelolaan yang didampingi meliputi manajemen pakan, monitoring pertumbuhan, pengontrolan sipon, tindakan tab kolam, serta pemanfaatan teknologi auto feeder. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi antara kegiatan teknis dan pemanfaatan teknologi otomatisasi mampu menjaga kelancaran operasional mitra. Manajemen pakan kombinasi antara anco kontrol dan alat auto feeder terbukti meminimalisir pakan terbuang. Monitoring pertumbuhan mingguan mempermudah deteksi dini kondisi kesehatan udang. Sementara itu, kestabilan kualitas lingkungan perairan kolam tetap terjaga secara optimal melalui kegiatan sipon harian untuk membuang endapan organik di dasar kolam dan tindakan tab kolam berupa pergantian air berkala. Program pendampingan ini memberikan kontribusi praktis sebagai rujukan operasional akuakultur intensif yang efisien dan berkelanjutan.
Referensi
Alamsyah, R., Ramadhan, T., & Supriatna, M. (2024). Pengendalian limbah organik tambak super intensif melalui teknik pengenceran dan sirkulasi air dasar. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Akuakultur, 5 (1), 22-31.
Anik Kusmiatun, A. (2026). Penguatan usaha budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) melalui pengenalan cara budidaya ikan yang baik. Jurnal Agrokreatif, 12 (1), 35-44.
Arifin, Z., & Kusuma, W. (2026). Peningkatan kompetensi pembudidaya melalui bimbingan teknis penerapan cara budidaya ikan yang baik (CBIB). Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Pesisir, 8 (2), 114-123.
Astuti, S. D., Waluyo, W., Tartila, S. S. Q., Romadlon, A., & Samuki, K. (2023). Manajemen pakan pada pembesaran udang vaname (Litopenaeus vannamei) dengan teknik blind feeding dan automatic feeder feed. Jurnal Jakultura, 2(1), 45-54.
Dewi-Astuti, S., Prayogo, B., & Romadlon, A. (2022). Analisis laju pertumbuhan spesifik (Specific Growth Rate) udang vaname menggunakan automatic feeder pada sistem intensif. Buletin Akuakultur Tropis, 14 (2), 85-93.
Gara, A., Case, S. A., Mina, P. T., & Berkah, B. (2024). Analisis manajemen pakan dan efisiensi pengumpanan pada budidaya udang komersial. Authentic Research of Global Fisheries Application Journal, 8 (1), 49-64.
Gibran, M. H., Sulaeman, M. A., & Rappang, S. (2024). Manajemen budidaya udang vanamei (Litopenaeus vannamei) pada tambak semi-intensif di Kabupaten Barru. Jurnal Akuakultur Indonesia, 6 (2), 205-212.
Hidayat, R. R., Prihatiningsih, I., Husni, I. A., Amron, A., & Nugroho, A. T. (2025). Pemanfaatan automatic feeder untuk optimalisasi budidaya udang di Kelompok Budidaya Mina Harapan. Jurnal Artha Imperium, 3 (1), 45-54.
Komalasari, R., Anwar, K., Panggabean, D., & Setiaji, A. (2026). Peningkatan efisiensi pakan dan profitabilitas budidaya udang vaname intensif melalui penerapan Automatic Shrimp Feeder berbasis IoT dan energi surya. Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan, 8 (1), 1-14.
Mansyur, A. (2009). Aplikasi dosis fermentasi probiotik berbeda pada budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) pola intensif. Jurnal Riset Akuakultur, 4 (2), 241-255.
Mulyani, S., Fitri, N., & Rahma, S. (2024). Implementasi sistem intensif dan evaluasi kinerja produksi udang vannamei regional pesisir. Jurnal Akuakultur Komersial, 7(1), 15-24.
Nisa, K., Pratama, A., & Wijaya, K. (2023). Analisis risiko kegagalan operasional pada tambak udang berpadat tebar tinggi. Jurnal Manajemen Perikanan, 5 (2), 89-98.
Pratama, A., & Wijaya, K. (2024). Otomatisasi pengumpanan berbasis presisi pada industri akuakultur modern. Jurnal Sistem Kendali Perikanan, 5 (2), 112-121.
Rokhmulyenti, Y., Sukmawati, D., & Dasipah, E. (2023). Analisis efisiensi penggunaan teknologi pakan otomatis pada budidaya udang. Mimbar Agribisnis, 9 (1), 994-1002.
Saputra, H., Wijaya, K., & Gunawan, I. (2025). Pemantauan fluktuasi kadar oksigen terlarut radikal malam hari kolam budidaya intensif. Jurnal Riset Teknologi Akuakultur, 6 (1), 40-49.
Sukarno, H., Arifin, Z., & Kusuma, W. (2025). Analisis kelayakan investasi ekonomi tambak intensif komersial di kawasan pesisir. Jurnal Agribisnis Perikanan, 11 (1), 74-83.
Supono. (2021). Teknologi Budidaya Intensif Udang Vannamei. Penerbit Universitas Lampung.
Sutikno, B. (2023). Korelasi laju sirkulasi air bawah terhadap reduksi senyawa amonia bebas toksik. Jurnal Kimia Perairan, 6 (2), 89-98.
Wahyudi, S. (2025). Pendampingan kapasitas kemandirian mitra kelompok tambak menghadapi dinamika industri pasar global. Jurnal Pengabdian Masyarakat Perikanan, 4 (1), 60-69.
Wicaksono, B., & Utama, R. (2024). Penerapan panel pengatur waktu digital untuk efisiensi distribusi pakan mandiri. Jurnal Inovasi Teknologi Tambak, 6 (3), 201-210.
Yunarty, A., & Haliman, R. (2022). Pengelolaan parameter kualitas air pada tambak intensif udang vannamei. Jurnal Akuakultur Komersial, 5 (2), 115-128.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Alia Wartiningsih, Neri Kautsari, Yudi Ahdiansyah, Roby Marsyah, Resing S

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




