Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan melalui Sustainable Integrated Tourism Empowerment (SITE) di Desa Aan, Kabupaten Klungkung

Penulis

  • Hanna Anugerahani Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Udayana, Indonesia
  • Ida Bagus Made Baskara Andika Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Udayana, Indonesia
  • Muhammad Beliton Al-Fariz Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Udayana, Indonesia
  • Ni Wayan Setia Maha Yanti Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Udayana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.3205

Kata Kunci:

Desa Wisata, Ekonomi Kreatif, Pariwisata Berkelanjutan, Pemberdayaan Masyarakat, Sustainable Integrated Tourism Empowerment

Abstrak

Desa Aan, Kabupaten Klungkung, memiliki potensi wisata yang belum didukung secara optimal oleh tata kelola kelembagaan, kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi, kesiapan kawasan, dan pengembangan ekonomi kreatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan Desa Aan sebagai desa wisata berkelanjutan melalui pendekatan Sustainable Integrated Tourism Empowerment (SITE) yang mengintegrasikan enam program, yaitu Revitawis, Pewindu, Pesidian, Pakerisan, Renika, dan PEKAN. Program dilaksanakan secara partisipatif melalui observasi, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, pendampingan, praktik lapangan, serta intervensi fisik dan nonfisik. Pada penguatan sumber daya manusia, sebanyak 30 orang terlibat dalam proses rekrutmen dan pemetaan, yang selanjutnya terbagi menjadi 15 peserta Pewindu dan 15 peserta Pesidian. Pelaksanaan program menghasilkan dua dokumen perencanaan Pokdarwis berupa Rencana Kerja Bulanan (RKB) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT), 10 QR Code informasi wisata, tiga paket wisata berupa half day, full day, dan two days one night, peningkatan fasilitas pendukung destinasi, serta tiga jenis produk ekonomi kreatif berupa lilin aromaterapi, sabun berbasis madu kele, dan virgin coconut oil (VCO). Evaluasi peserta dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, dengan Program Pesidian mencapai nilai post-test di atas 85. Capaian tersebut menunjukkan bahwa integrasi penguatan kelembagaan, kapasitas masyarakat, digitalisasi, pengembangan produk wisata, peningkatan kualitas kawasan, dan ekonomi kreatif melalui SITE mampu mendukung pengelolaan Desa Wisata Aan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Referensi

Ardani, W., Sudiartini, N. W. A., & Yudhaningsih, N. M. (2024). Establishing sustainability in the tourism villages of Bali. International Conference of Business and Social Sciences, 4(1), 446–455. https://doi.org/10.24034/icobuss.v4i1.525

Daniati, H., Maulina, L., Kuswandi, D., Nugraha, S. Y. I., & Rosiana, E. N. (2022). Potensi pengembangan wisata edukasi berbasis community based tourism di Desa Wisata Ngargoretno. Tourism Scientific Journal, 7(2), 171–186. https://doi.org/10.32659/tsj.v7i2.117

Halim, D. K., & Lumanauw, N. (2023). Perception on sustainable tourism in Sudaji Tourism Village Bali: Community vs tourists. In Proceedings of the 1st International Hospitality, Travel and Event Conference (IHTREC 2023) (pp. 166–175). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-170-8_16

Hanafi, M. (2024). Community based tourism dalam pengembangan desa wisata di Magelang. Efisiensi: Kajian Ilmu Administrasi, 21(1), 95–112. https://doi.org/10.21831/efisiensi.v21i1.72745

Khusnawati, M. A., & Wahyudi, A. (2023). Penerapan konsep community based tourism (CBT) dalam pengelolaan desa wisata sebagai upaya peningkatan perekonomian masyarakat. Tourism Scientific Journal, 9(1), 28–39. https://doi.org/10.32659/tsj.v9i1.303

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. (n.d.). Sistem Informasi Kepariwisataan Nasional (Sisparnas). Retrieved August 11, 2026, from https://sisparnas.kemenpar.go.id/

Manek, A. G., & Maheswari, A. A. I. A. (2024). Pemanfaatan digital marketing dalam proses pemasaran produk Secret Garden Village. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(9), 1720–1726. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i9.6929

Ningtias, K., Sudagung, A. D., Sari, V. Y., & Adiwinata, Y. K. (2024). The establishment of a sustainable tourism village in West Kalimantan, Indonesia (Case study of Pentek Sustainable Tourism Village at Mempawah Regency). ASEAN Journal on Hospitality and Tourism, 22(3), 326–340. https://doi.org/10.5614/ajht.2024.22.3.06

Nugraha, I. G. P., Parma, I. P. G., Agustina, M. D. P., & Hutnaleontina, P. N. (2024). The role of government and community participation in realizing sustainable tourism development in Tihingan Village, Bali, Indonesia. Journal of Infrastructure Policy and Development, 8(8), 4621. https://doi.org/10.24294/jipd.v8i8.4621

Nugroho, D. Y., & Triyono, J. (2022). Development tourism village of Conto Village based on local wisdom and community empowerment. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 8(4), 1521–1528. https://doi.org/10.32884/ideas.v8i4.1035

Oka, I. M. D., & Subadra, I. N. (2024). Digital marketing for sustainable tourism village in Bali: A mixed methods study. Journal of Infrastructure Policy and Development, 8(7), 3726. https://doi.org/10.24294/jipd.v8i7.3726

Oktavilia, S., Firmansyah, Suharno, Fafurida, Rahman, Y. A., & Adzim, F. (2024). How creative economy development plays a role as a driving force in community-based tourism village development? An empirical study in Central Java Province. Journal of Ecohumanism, 3(7), 5008–5018. https://doi.org/10.62754/joe.v3i7.4609

Palupi, S., Bahri, A. S., Aditantri, R., Baskoro, A., & Priyanto, S. H. (2024). Integration of community-based on tour packages to realize a sustainable tourism village: The case of Penadaran Tourism Village Grobogan Regency Central Java. E-Journal of Tourism, 11(1), 153–165. https://doi.org/10.24922/eot.v11i1.111366

Rachmawati, D., & Fitriyani, L. R. (2024). Community participation in developing Penglipuran Village in Bali as tourism village. Humaniora: Journal of Indonesia Culture and Society, 15(1), 1–10. https://doi.org/10.21512/humaniora.v15i1.11007

Rahayu, S. M., Anjarwi, A. W., Anggoro, D. D., & Alfandia, N. S. (2024). Pendampingan digital marketing bagi UMKM di Desa Wisata Bumiaji. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(4), 629–639. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i4.6314

Siregar, N. A. M., Antariksa, B., Najiyati, S., & Sukarno, T. D. (2024). Effects of tourism village on sustainable livelihoods and pandemic resilience in Serang Village. Jurnal Kepariwisataan Indonesia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kepariwisataan Indonesia, 18(2), 235–256. https://doi.org/10.47608/jki.v18i22024.235-256

Soedarwo, V. S. D., Ramadhani Fuadiputra, I., Reevany Bustami, M., & Jha, G. K. (2022). Participatory Action Research (PAR) model for developing a tourism village in Indonesia. Journal of Local Government Issues, 5(2), 193–206. https://doi.org/10.22219/logos.v5i2.21279

Tasbiati, A., Bino Putri, A., Maharani, A. A., Semara, I. M., Nirmalasari, N. L., & Sutiarso, M. (2024). Model pengembangan paket wisata budaya melalui konsep village tour di Desa Wisata Kamasan. Jurnal Ilmiah Hospitality, 13(1), 83–92. https://doi.org/10.47492/jih.v13i1.3377

Winarno, R., Fibriyani, V., & Kusumaputra, A. (2025). Institutional strengthening of Pokdarwis Banyumili in utilizing the potential of water resources as tourism. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 10(2), 386–399. https://doi.org/10.26905/abdimas.v10i2.14957

Diterbitkan

05-09-2026

Cara Mengutip

Anugerahani, H. ., Andika, I. B. M. B. ., Al-Fariz, M. B. ., & Yanti, N. W. S. M. . (2026). Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan melalui Sustainable Integrated Tourism Empowerment (SITE) di Desa Aan, Kabupaten Klungkung. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(5), 4691–4704. https://doi.org/10.54082/jamsi.3205