Senam Napas untuk Meningkatkan Kebugaran Kardirespirasi pada Lansia

Penulis

  • Ulfah Widyastuti Arsal Fisioterapi, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Nur Fadhilah Irfani Fisioterapi, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Rizki Isnaeni Fisioterapi, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.3321

Kata Kunci:

Jantung dan paru, kebugaran, lansia, senam napas

Abstrak

Lanjut usia (lansia) merupakan tahap kehidupan yang ditandai dengan penurunan fungsi organ dan sistem tubuh akibat proses penuaan. Salah satu dampaknya adalah menurunnya kapasitas fungsi paru, efektivitas pertukaran gas, serta daya tahan jantung-paru, sehingga dapat memengaruhi kemampuan fungsional dan aktivitas fisik lansia. Senam napas merupakan latihan sederhana yang dilakukan dengan mengatur pola inspirasi dan ekspirasi secara terkontrol untuk mendukung fungsi pernapasan dan kardiovaskular. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas fungsional dan kebugaran jantung-paru lansia melalui program senam napas. Metode yang digunakan adalah Community-Based Rehabilitation (CBR) melalui sosialisasi, pelatihan kader dan lansia, penerapan senam napas berbasis modul, pendampingan, serta evaluasi dengan desain pre-test–post-test satu kelompok tanpa kelompok pembanding menggunakan 6-Minute Walk Test (6MWT). Intervensi diberikan dalam satu sesi terbimbing, terdiri atas lima latihan pernapasan sesuai modul, yaitu pursed lip breathing (inspirasi 2 hitungan, ekspirasi 4 hitungan), pernapasan diafragma (inspirasi ±4 detik, ekspirasi ±6 detik), thoracic expansion exercise (tahan 2–3 detik), pernapasan dalam (tahan 2–3 detik), dan pernapasan dengan ekstremitas atas, masing-masing 10–15 repetisi. Sebanyak 20 lansia mengikuti kegiatan. Rerata jarak tempuh 6MWT meningkat dari 403,8 ± 53,1 m pada pre-test menjadi 451,8 ± 63,2 m pada post-test, dengan selisih rerata 48,0 m dengan nilai p < 0,001. Distribusi kategori juga membaik, ditandai peningkatan kategori baik dari 7 menjadi 12 orang dan sangat baik dari 1 menjadi 4 orang. Dengan demikian, program senam napas berpotensi meningkatkan kemampuan fungsional, toleransi aktivitas, dan kebugaran kardiorespirasi lansia, meskipun hubungan sebab-akibat belum dapat disimpulkan karena tidak adanya kelompok pembanding dan pemberian intervensi hanya satu sesi.

Referensi

Bamrotia, J., Joshi, A. N., Paralikar, S., Kathrotia, R., & Patel, V. K. (2024). Effects of Different Types of Physical Activity on Respiratory Health Parameters in Elderly Males : A Cross-Sectional Study. 16(5). https://doi.org/10.7759/cureus.59759

Chen, H., Luo, X., Du, Y., He, C., Lu, Y., Shi, Z., & Zhou, J. (2023). Association between chronic obstructive pulmonary disease and cardiovascular disease in adults aged 40 years and above : data from NHANES 2013 – 2018. BMC Pulmonary Medicine, 1–10.

CRAPO, R. O. O., CASABURI, R. I., COATES, A. L. L., ENRIGHT, P. A. L., & NTYRE, N. E. R. M. I. (2002). American Thoracic Society ATS Statement : Guidelines for the Six-Minute Walk Test. 166, 111–117. https://doi.org/10.1164/rccm.166/1/111

Dias, G., Jonas, R., Gurgel, L., Rodrigues, T., Pedro, G., & Soares, S. (2018). Inspiratory muscle training improves physical performance and cardiac autonomic modulation in older women. European Journal of Applied Physiology, 118(6), 1143–1152. https://doi.org/10.1007/s00421-018-3844-9

e Lima, T. B. W., dos Santos Silva, B. B., de Souza, A. P. S., Aires, D. M. F., & Fagundes, M. G. (2025). The effect of inspiratory muscle training on the inspiratory muscle metaboreflex: A systematic review. Canadian Journal of Respiratory Therapy, 61, 51–59. https://doi.org/10.29390/001c.132324

Flor-Rufino, C., Pérez-Ros, P., & Martínez-Arnau, F. M. (2024). Influence of physical exercise on respiratory muscle function in older adults: A systematic review and meta-analysis. Geriatric Nursing, 57, 189–198. https://doi.org/10.1016/j.gerinurse.2024.04.016

Garg, P., Mendiratta, A., Banga, A., Bucharles, A., Victoria, P., Kamaraj, B., Qasba, R. K., Bansal, V., Thimmapuram, J., Pargament, R., & Kashyap, R. (2024). Effect of breathing exercises on blood pressure and heart rate: A systematic review and meta-analysis. International Journal of Cardiology: Cardiovascular Risk and Prevention, 20(July 2023), 200232. https://doi.org/10.1016/j.ijcrp.2023.200232

Ginting, R. P. K., & Sinaga, F. A. (2022). Pengaruh Senam Aerobik Terhadap Daya Tahan Jantung Paru Pada Lansia Desa Sukababo Kecamatan Juhar Kabupaten Karo. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 21(1), 12–19.

Kwok, B. C., Pua, Y. H., Mamun, K., & Wong, W. P. (2013). The minimal clinically important difference of six-minute walk in Asian older adults. 0–4.

Park, T. S., Kim, S. H., & Shin, M. J. (2024). Cumulative Effects of Concurrent Inspiratory Muscle Training and Postural Correction Bands on Older Individuals Community Dwellers: A Randomized Study. Yonsei Medical Journal, 65(8), 472–479. https://doi.org/10.3349/ymj.2023.0551

Pratama, A., & Ramadhan, R. (2025). Perilaku Merokok dan Risiko Penyakit Paru Kronis pada Lansia. Primary Journal of Multidsciplinary Research, 1(2), 48–52.

Promsrisuk, T., Srithawong, A., Kongsui, R., Sriraksa, N., Thongrong, S., Kloypan, C., Muangritdech, N., Khunkitti, K., Thanawat, T., & Chachvarat, P. (2025). Therapeutic Effects of Slow Deep Breathing on Cardiopulmonary Function, Physical Performance, Biochemical Parameters, and Stress in Older Adult Patients with Long COVID in Phayao, Thailand. Annals of Geriatric Medicine and Research, 29(2), 240–253. https://doi.org/10.4235/agmr.24.0175

Syahdia, Y., Husni, L., Hara, L. S., & Lidya, M. (2025). Penyuluhan Menjaga Kesehatan Lansia dengan Senam Sehat Lansia di Posyandu Cempaka 2 Kelurahan Andalas. JGEN: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3, 640–645.

Ublosakka-Jones, C., Tongdee, P., Pachirat, O., & Jones, D. A. (2018). Slow loaded breathing training improves blood pressure, lung capacity and arm exercise endurance for older people with treated and stable isolated systolic hypertension. Experimental Gerontology, 108(2017), 48–53. https://doi.org/10.1016/j.exger.2018.03.023

Diterbitkan

30-09-2026

Cara Mengutip

Arsal, U. W. ., Irfani, N. F. ., & Isnaeni, R. . (2026). Senam Napas untuk Meningkatkan Kebugaran Kardirespirasi pada Lansia. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(5), 5747–5756. https://doi.org/10.54082/jamsi.3321