Dari Peta Bising ke Perilaku Aman Melalui Noise Exposure Mapping dan Safety Talk

Penulis

  • Nur Ambang Maulida Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Indonesia
  • Jusma Zaskia Saputri Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Indonesia
  • Purwo Setiyo Nugroho Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.3350

Kata Kunci:

APD telinga, K3, kebisingan, Noise Exposure Mapping, pemberdayaan pekerja, Safety Talk

Abstrak

Kebisingan merupakan bahaya fisik yang banyak ditemukan di lingkungan kerja industri dan dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran akibat kebisingan (Noise-Induced Hearing Loss/NIHL). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran pekerja area welding/workshop PT X dalam mengenali area berisiko kebisingan, serta mendorong penggunaan earplug/earmuff melalui Safety Talk berbasis Noise Exposure Mapping. Kegiatan meliputi identifikasi masalah, pengukuran kebisingan dengan Sound Level Meter pada 14 April 2026, penyusunan Noise Exposure Mapping, Safety Talk sebelum pekerjaan dimulai yang diikuti 14 pekerja, dan observasi pada 18 pekerja. Tingkat kebisingan adalah 95 dBA pada area gerinda, 92 dBA pada area mesin las, 88 dBA pada area fabrikasi, 79 dBA pada area penyimpanan material, dan 72 dBA pada area istirahat. Area gerinda dan mesin las termasuk zona merah, fabrikasi zona kuning, serta penyimpanan material dan area istirahat zona hijau. Jumlah pekerja yang memakai earplug/earmuff meningkat dari 4 menjadi 8 dari 18 pekerja yang diobservasi (22,2% menjadi 44,4%), meskipun masih kurang dari separuh pekerja; laporan kegiatan juga mencatat indikasi peningkatan pemahaman secara kualitatif. Karena kegiatan tidak menggunakan desain pre-test–post-test, instrumen terstruktur, maupun pemeriksaan audiometri, temuan ini diinterpretasikan sebagai indikasi perubahan positif secara observasional, bukan bukti efektivitas intervensi. Safety Talk berbasis Noise Exposure Mapping dapat menjadi pendekatan pemberdayaan yang aplikatif untuk menerjemahkan data lingkungan kerja menjadi informasi keselamatan yang mudah dipahami.

Referensi

Ananda, D. Q., Gafur, A., Sididi, M., Kesehatan, P., & Masyarakat, F. K. (2023). Peminatan Epidemiologi , Fakultas Kesehatan Masyarakat , Universitas Muslim Indonesia. 4(6), 957–967.

Basu, S., Aggarwal, A., Dushyant, K., & Garg, S. (2022). Occupational Noise Induced Hearing Loss in India : A Systematic Review and Meta ‑ Analysis. https://doi.org/10.4103/ijcm.ijcm

Chahyadhi, R. (2025). KONSTRUKSI GEDUNG THE INFLUENCE OF AGE , WORK PERIOD , AND HAZARDOUS WORK SUPERVISION ON SAFE WORK BEHAVIOR IN BUILDING CONSTRUCTION. JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCE AND RESEARCH, 229–237.

Chis, T. V., Cioca, L., Badea, D. O., Cristea, I., Darabont, D. C., Iordache, R. M., Platon, S. N., Trifu, A., & Barsan, V. (2025). Integrated Noise Management Strategies in Industrial Environments : A Framework for Occupational Safety , Health , and Productivity. 1–28.

Fauzan, N. S., Sukadarin, E. H., Widia, M., & Irianto, I. (2023). A Systematic Literature Review of the Factors Influencing Hearing Protection Device Usage among Industrial Workers.

Ketenagakerjaan, M., Indonesia, R., & Undang-undang, P. (2018). REPUBLIK INDONESIA.

Kwak, C., & Han, W. (2021). The Effectiveness of Hearing Protection Devices : A Systematic Review and Meta-Analysis.

Makaruse, N., Maslin, M. R. D., Campbell, Z. S., Makaruse, N., Maslin, M. R. D., Shai, Z., & Early, C. (2024). Early identification of potential occupational noise-induced hearing loss : a systematic review. International Journal of Audiology, 64(5), 419–428. https://doi.org/10.1080/14992027.2024.2418354

Marfuah, R., & Handayani, E. D. (2022). Noise Risk Assessment Using Noise Mapping Analysis Method and Noise Control at a Steel Company in Cilegon. 11(April), 103–114. https://doi.org/10.20473/ijosh.v11i1.2022.103-114

Muslim, R. A., & Timur, J. (2021). EFEK SAFETY TALK TERHADAP PERILAKU K3 DI PROYEK APARTEMEN GRAND DHARMAHUSADA. 10, 99–111. https://doi.org/10.22225/pd.10.1.2525.99-111

Setyawan, H., Qadrijati, I., Fajariani, R., Andhika, R., Rahma, A., & Eka, T. A. (2024). The Effect of Using Earmuffs on Hearing Loss Complaints and Subjective Stress : A Quasi-Experimental Study among Weaving Workers in Surakarta , Indonesia. 13(August), 163–172. https://doi.org/10.20473/ijosh.v13i2.2024.163-172.Received

Teixeira, C. F., Bezerra, M., & Vilela, R. (2022). Impact of a hearing conservation programs on occupational noise-induced hearing loss. 24(5), 1–13. https://doi.org/10.1590/1982-0216/20222456322

Widiatmoko, K. W., Bilahi, B. A., & Mahmud, F. (2025). Pelatihan dan Pendampingan terhadap Penerapan K3 pada Pekerja Konstruksi Skala Kecil di Kota Semarang. 3(2), 43–51. https://doi.org/10.26623/kolaboratif.v3i2.11749

Diterbitkan

30-09-2026

Cara Mengutip

Maulida, N. A. ., Saputri, J. Z., & Nugroho, P. S. . (2026). Dari Peta Bising ke Perilaku Aman Melalui Noise Exposure Mapping dan Safety Talk. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(5), 5779–5788. https://doi.org/10.54082/jamsi.3350