Penyaluran Tanaman Obat Keluarga sebagai Upaya Pemanfaatan Lahan Pekarangan bagi Kelompok Wanita Tani di Rempang Eco City, Kepulauan Riau
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.3392Kata Kunci:
Tanaman obat keluarga, pemanfaatan lahan perkarangan, Kelompok wanita taniAbstrak
Lahan pekarangan pada sepuluh Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, masih didominasi tanaman sayur-sayuran, sementara pemanfaatan tanaman obat keluarga belum banyak dilakukan. Kondisi ini diperberat oleh keterbatasan luas lahan, belum tersedianya model pengolahan hasil tanaman obat bernilai ekonomi, rendahnya partisipasi sebagian anggota dalam kegiatan bertani, kebutuhan media tanam tambahan yang belum terjangkau secara ekonomi, serta belum terbangunnya jejaring kerja sama antar KWT dalam mengelola kebun tanaman obat secara kolektif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan dan menyalurkan tanaman kunyit, jahe, dan kencur kepada sepuluh KWT sebagai stimulan pemanfaatan lahan pekarangan. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan observasi kondisi lahan dan kebutuhan mitra, diskusi pemilihan jenis tanaman bersama perwakilan KWT, penyiapan media tanam, uji coba penanaman oleh mahasiswa KKN, hingga penyerahan bibit kepada mitra pada tanggal 09 sampai dengan 24 Agustus 2026. Hasil kegiatan menunjukkan tersalurkannya 100 polybag bibit kunyit, jahe, dan kencur secara merata kepada seluruh sepuluh KWT sasaran, dalam kondisi sehat dan siap tanam. Distribusi ini menambah jenis tanaman pekarangan yang sebelumnya didominasi sayuran. Kegiatan ini masih menghadapi sejumlah kendala, yaitu yaitu lahan pekarangan yang belum tertata, rendahnya partisipasi anggota, kebutuhan media tanam tambahan, ketiadaan model pengolahan hasil bernilai ekonomi, dan lemahnya jejaring antar KWT, sehingga keberlanjutan pemanfaatan bibit ke depan memerlukan pendampingan lanjutan.
Referensi
Avazura, A., Wasyifa, O. M., Utami, P., Sari, R., & Dewi, R. S. (2023). Peran kelompok wanita tani (KWT) di Tanjung Pinang. Tuturan, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.47861/tuturan.v2i1.667
Darma, B., Mujiburrahmad, M., & Susanti, E. (2023). Persepsi wanita tani terhadap pemanfaatan tanah pekarangan (PTP) dalam menunjang ketahanan pangan di Desa Cucum, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Agrisep, 24(1). https://doi.org/10.17969/agrisep.v24i1.32828
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam. (2023). Data konsolidasi bersih (DKB) semester I tahun 2023: Provinsi Kepulauan Riau, Kota Batam.
Fatiatun. (2026). Penguatan ekonomi kelompok wanita tani melalui budidaya tanaman obat keluarga berbasis green house di Desa Kalinongko, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo. JEPEmas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1).
Kartikasari, C., Kuncari, H. S., Nafriyatun, K., Ahmad, L. D., Husna, S. S., & Hasan, F. (2024). Pemberdayaan kelompok wanita tani masyarakat Kalikebo melalui pengoptimalan fungsi pekarangan. https://doi.org/10.53088/penamas.v4i1.798
Kurniawati, F., Anzori, A., Sachanovrissa, S., Kresnawati, K., & Abi, Y. I. (2023). Modifikasi lahan pekarangan nonproduktif menjadi sumber ketahanan pangan dan ekonomi keluarga. https://doi.org/10.37676/jdun.v2i2.4292
Kusuma, I. (2022). Partisipasi masyarakat dalam program lingkungan berkelanjutan: Tantangan dan peluang. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 15(2), 115–130.
Lidar, S., & Lestari, S. U. (n.d.). Pembudidayaan tanaman obat keluarga (TOGA) pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Seroja Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru. Jurnal Universitas Lancang Kuning.
Masona, S., Nasution, A. S., & Putra, E. H. (2024). Development of medicinal vegetable cultivation for family use (TOSGA) in realizing sustainable agricultural innovation for women in Pengabuan Village, Abab District, PALI Regency, South Sumatra. Journal of Sustainable Community Service, 4(4), 254–263. https://doi.org/10.55047/jscs.v4i4.761
Mongabay Indonesia. (2023–2025). Liputan kondisi sosial-ekonomi nelayan dan petani pesisir Pulau Rempang terkait pengembangan kawasan Rempang Eco City.
Ningsih, R., & Handayani, T. (2023). Strategi optimalisasi lahan pekarangan dalam mendukung ketahanan pangan keluarga di wilayah urban. Jurnal Agrosains dan Teknologi, 7(2), 89–102.
Pratama, A., & Wibowo, S. (2024). Dinamika kelompok wanita tani dalam mewujudkan kemandirian pangan berbasis pekarangan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 12(1), 33–47.
Sari, D. K. (2021). Peran strategis perempuan dalam kelompok wanita tani (KWT): Analisis sosiologis. Jurnal Sosiologi Pedesaan dan Pertanian, 9(3), 210–225.
Susilo, R., Kunaedi, A., Ahidin, D., Bachtiar, A., Widodo, A. S., Johan, J., Kusnendar, M., Suwarno, S., Miftahuddin, M. A., Amirullah, G., & Rahanyamtel, A. A. (2023). Development of a family medicinal plant garden for Gunungmanik primary school students. Community Empowerment. https://doi.org/10.31603/ce.10323
Ubaidillah, M. Phil. R., Purnamasari, I., Wardhono, A., Qori’ah, C. G., Puspito, A. N., Tigara, M. R. N., & Suud, H. Mubarak. (2024). Pembibitan dan kultivasi tanaman pekarangan dengan teknik makropropagasi sebagai pembinaan kelompok tani Desa Suling Wetan Bondowoso. https://doi.org/10.35870/jpni.v5i1.651
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 R Muhamad Razi, Rika Sartika, Syaqilla Syaqilla, Nurbella Kurnia Herawati, Yunita Br Situmorang, Salwa Cahyadi, Jhon Agus Frando Sipayung, Fito Anadiansyah, Gege Laudie, Yunisya Azura, Tri Yulianto

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




