https://www.jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/issue/feedJurnal Abdi Masyarakat Indonesia2026-10-21T11:44:12+07:00JAMSIjurnalidcom@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI)</strong> adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. <strong>Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) </strong>terdaftar di LIPI dengan P-ISSN: 2807-6605 dan E-ISSN: 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper.</p> <p><strong>Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) </strong>saat ini terakreditasi <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/12004" target="_blank" rel="noopener"><strong>SINTA 5</strong></a> berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 355/DST/D.D1/HM.01.01/2026 (<a href="https://drive.google.com/drive/folders/13C0oa5lm4lwM-rQIcdh2ILx3QAbo0YES?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener">Download SK Akreditasi</a>).</p> <p align="center"><a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/12004" target="_blank" rel="noopener"><img src="https://jurnal-id.com/master/images/sinta5.png" /></a></p> <p><strong>Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) </strong>dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Naskah harus dimasukkan dalam <strong>BAHASA INDONESIA. </strong></p> <table border="0"> <tbody> <tr> <td colspan="3"><strong>Informasi Jurnal</strong></td> </tr> <tr> <td width="150">Nama</td> <td>:</td> <td>Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia</td> </tr> <tr> <td>Nama Pendek</td> <td>:</td> <td>JAMSI</td> </tr> <tr> <td>Contact Person</td> <td>:</td> <td>085111544445</td> </tr> <tr> <td>Frekuensi Terbit</td> <td>:</td> <td>6 edisi setiap tahun (Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November)</td> </tr> <tr> <td>DOI</td> <td>:</td> <td>10.54082/jamsi.IDPaper</td> </tr> <tr> <td>P-ISSN</td> <td>:</td> <td>2807-6605 </td> </tr> <tr> <td>e-ISSN</td> <td>:</td> <td>2807-6567</td> </tr> <tr> <td>Author Fees / APC </td> <td>:</td> <td>Rp 500.000,00</td> </tr> <tr> <td>Scope</td> <td>:</td> <td>Semua kegiatan pengabdian masyarakat di berbagai bidang, antara lain : pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan, maupun kegiatan pengabdian masyarakat bidang lainnya.</td> </tr> </tbody> </table> <h1><img src="https://jurnal-id.com/master/images/FrontendJAMSI.jpg" /></h1> <hr /> <h1>Fokus dan Ruang Lingkup</h1> <p><strong>Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI)</strong> menerima artikel untuk hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Pendidikan, Teknik, Sains, Pertanian, Sosial Humaniora, Komputer, Kesehatan, dan bidang lainnya. </p> <p><iframe style="border: 0px #ffffff none;" src="https://author.my.id/widget/graph-oa.php?issn=2807-6567&warna=f1863b" name="statistik" width="100%" height="550px" frameborder="0" marginwidth="0px" marginheight="0px" scrolling="no"></iframe></p>https://www.jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/3438Pendampingan pengendalian ektoparasit hematofaga sebagai vektor potensial lumpy skin disease pada kelompok peternak sapi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah2026-09-29T10:44:41+07:00Penny Humaidah Hamidpennyhumaidahhamid@staff.uns.ac.idMujiyanto Mujiyantomuji017@brin.go.idWahyu Kurniawanwahyu_kurniawan@yahoo.comMohammad Zainal Abidinm.zainal.abidin@ugm.ac.idApril Hari Wardhanawardhana24id@yahoo.com<p><em>Lumpy skin disease (LSD) merupakan penyakit viral lintas batas pada sapi yang disebabkan oleh lumpy skin disease virus (genus Capripoxvirus) dan ditransmisikan terutama secara mekanik oleh artropoda hematofaga. Sejak dilaporkan pertama kali di Indonesia pada tahun 2022, LSD telah menyebar ke Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Boyolali. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman peternak mengenai peran ektoparasit hematofaga sebagai vektor potensial LSD serta strategi pengendalian yang terintegrasi dengan siklus hidup vektor. Materi pendampingan disusun berdasarkan survei pendahuluan terhadap 25 peternak responden di Kecamatan Mojosongo yang dilaksanakan sebelum dan terpisah dari kegiatan pendampingan. Survei tersebut menunjukkan bahwa 80% responden tidak mengenal penyakit tular vektor dan tidak satu pun responden mengetahui bahwa sebagian penyakit tular ektoparasit dapat menular ke manusia; LSD sendiri tidak bersifat zoonotik. Ektoparasit yang teridentifikasi pada sapi meliputi caplak Haemaphysalis bispinosa, kutu Haematopinus sp., dan lalat Tabanidae. Pendampingan selanjutnya dilaksanakan secara door-to-door melalui komunikasi personal di lokasi kandang kepada 15 kepala keluarga (KK) anggota Kelompok Ternak Mekarsari, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, pada 23-29 Desember 2025, dan dievaluasi menggunakan delapan butir pertanyaan pre-test dan post-test. Setelah pendampingan, proporsi peserta yang memahami penularan LSD melalui vektor meningkat dari 20% menjadi 93,3%, proporsi yang memahami risiko resistensi akibat penggunaan anti-ektoparasit yang tidak sesuai dosis meningkat dari 0% menjadi 80%, dan median skor total meningkat dari 2 menjadi 8 (p < 0,001). Komunikasi personal berbasis rumah tangga meningkatkan pemahaman jangka pendek peserta mengenai penularan LSD melalui vektor, sedangkan dampaknya terhadap praktik sanitasi kandang dan pengendalian ektoparasit masih memerlukan evaluasi lanjutan.</em></p>2026-10-21T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Penny Humaidah Hamid, Mujiyanto Mujiyanto, Wahyu Kurniawan, Mohammad Zainal Abidin, April Hari Wardhanahttps://www.jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/3381Edukasi Interaktif Bahasa Disfemistik untuk Meningkatkan Kesantunan Berbahasa Siswa MAS An-Nas di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan 2026-09-22T18:52:58+07:00Mahfuddin Mahfuddinmahfuddin@umma.ac.idNovalia Tanasynovalia@umma.ac.idInce Nasrullahincenasrullah@umma.ic.idNur Rifka A.rifkaannisa812@gmail.comDidit Ardiyansyahdidietardiyansyah74@gmail.comDarwis Darwisdarwis1234maros@gmail.comIrna Fitrianairnafitriana7@gmail.com<p><em>MAS An-Nas di Desa Lebbo Tengngae Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros merupakan salah satu Sekolah yang berada di Kawasan penyangga Kecamatan Cenrana. Hal ini mengakibatkan pergeseran kultur berbahasa siswa di sekolah. Siswa tidak lagi patuh kepada konsep budaya kesantunan berbahasa. Siswa berkecenderungan menggunakan Bahasa disfemistik dalam berbahasa termasuk melalui media sosial. Oleh karena itu, perlu dilakukan Edukasi Bahasa Disfemistik kepada siswa agar mereka memahami penggunaan bahasa semacam ini dikategorikan tidak santun dan menyalahi budaya Bugis/Makassar. Edukasi dilakukan melalui metode interaktif dengan menggabungkan pemberian materi secara interaktif, diskusi, dan tanya-jawab. Peserta edukasi 20 orang siswa dipilih secara acak sebagai perwakilan kelas. Edukasi yang diberikan terbukti menunjukkan peningkatan skor rata-rata pre-test dari 36,96 menjadi 89,43 post-tes dalam pemahaman siswa terhadap Bahasa disfemistik. Edukasi ini juga menghasilkan fakta integritas yang ditandatangani secara sukarela oleh 20 orang siswa untuk berikhtiar melakukan: Stop Bahasa Disfemistik dalam Bertutur dan Bersosial Media. Dari kegiatan ini disimpulkan bahwa Edukasi Bahasa Disfemistik di MAS An-Nas telah menunjukkan adanya meningkatkan skor pemahaman dan pengetahuan siswa terhadap bentuk bahasa disfemistik dalam waktu singkat. Keberlanjutan program ini sangat bergantung kepada mekanisme pemantauan dan evaluasi berkala pihak stakeholder pindidikan dan lingkungan sekolah terhadap komitmen berbahasa santun dalam kehidupan siswa.</em></p>2026-10-21T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Mahfuddin Mahfuddin, Novalia Tanasy, Ince Nasrullah, Nur Rifka A., Didit Ardiyansyah, Darwis Darwis, Irna Fitrianahttps://www.jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/3102Edukasi Dan Pengukuran Kebugaran Menggunakan Metode Rockport Pada Lansia Simbah Bugar, Puskesmas Sanden, Bantul Tahun 20252026-07-21T22:25:03+07:00Ummy A'isyah Nurhayatiaisyahphysio@unisayogya.ac.idMuhammad Irfana@a.comNovika Kurniawatia@a.comMaryati Maryatia@a.com<p><em>Penuaan menyebabkan penurunan fungsi kardiorespirasi yang berdampak pada menurunnya kebugaran fisik dan kualitas hidup lansia. </em><em>Metode Rockport merupakan salah satu metode sederhana untuk menilai kebugaran kardiorespirasi melalui estimasi nilai VO₂max. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pentingnya kebugaran fisik serta memperkenalkan Metode Rockport sebagai alat penilaian kebugaran. Kegiatan dilaksanakan pada 30 anggota komunitas lansia Simbah Bugar di Puskesmas Sanden, Kabupaten Bantul. Program meliputi penyuluhan, pemeriksaan tekanan darah dan denyut nadi, pelaksanaan Tes Rockport sejauh 1,6 km, serta analisis deskriptif terhadap hasil pengukuran kebugaran. Sebagian besar peserta berusia di atas 60 tahun (90%) dan berjenis kelamin perempuan (90%). Rata-rata hasil Tes Rockport sebesar 29,07 ± 5,67 menunjukkan tingkat kebugaran kardiorespirasi kategori cukup. Kegiatan penyuluhan memberikan edukasi kepada peserta mengenai pentingnya aktivitas fisik dan pemantauan kebugaran secara berkala. Edukasi dan penerapan Metode Rockport merupakan pendekatan yang sederhana dan mudah diterapkan untuk menilai kebugaran kardiorespirasi serta menjadi dasar dalam memberikan rekomendasi program latihan fisik bagi lansi</em><em>a.</em></p>2026-10-21T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Ummy A'isyah Nurhayati, Muhammad Irfan, Novika Kurniawati, Maryati Maryatihttps://www.jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/3443Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Pekerja Kantor dalam Pencegahan Gangguan Muskuloskeletal dan Digital Eye Strain melalui Program Active Break dan Ergonomic Adjustment di Kota Batam, Kepulauan Riau2026-09-30T10:55:55+07:00Diina Maulinadr.diina@uis.ac.idKrismadies Krismadiesa@a.comIgnasia Emiliana Bungaa@a.comAlvira Sakinaha@a.com<p><em>Pekerja kantor yang menggunakan komputer lebih dari enam jam per hari berisiko mengalami gangguan muskuloskeletal (MSDs) dan digital eye strain (DES). Pekerja kantor di sebuah perusahaan manufaktur elektronik di Kota Batam (PT X) mengeluhkan nyeri leher, bahu, punggung bawah, dan mata lelah, sementara perusahaan belum memiliki SOP ergonomi, media edukasi, dan sistem pengingat istirahat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekerja dalam mencegah MSDs dan DES melalui program Active Break dan Ergonomic Adjustment. Metode meliputi pelatihan interaktif, praktik pengaturan workstation dan Active Break, edukasi aturan 20-20-20, penyerahan produk, serta evaluasi pre-test, post-test, dan observasi praktik. Pelatihan dilaksanakan pada 27 April 2026 dan diikuti 32 pekerja. Skor rerata pengetahuan naik 28,75 poin, dari 67,5 menjadi 96,25 (42,6% terhadap skor awal). Kenaikan persentase terbesar terjadi pada domain ergonomic adjustment (50,0%), meskipun kenaikan absolutnya (30 poin) sama dengan dua domain lain. Seluruh peserta mampu mempraktikkan pengaturan workstation dan gerakan Active Break saat pelatihan. Mitra menerima poster SOP Ergonomic Adjustment, modul, dua poster edukasi, video edukasi, dan pengingat digital. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan jangka pendek, sedangkan pembentukan kebiasaan dan penurunan keluhan memerlukan evaluasi lanjutan.</em></p>2026-10-21T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Diina Maulina, Krismadies Krismadies, Ignasia Emiliana Bunga, Alvira Sakinahhttps://www.jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/3419Skrining Kesehatan pada Pra-Lansia dan Lansia dan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu di Posyandu Lansia Karangmojo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta2026-10-07T23:14:35+07:00Asri Hendrawati097110416@uii.ac.idSyaefudin Ali Akhmad017110424@uii.ac.idNur Aini Djunetnurainidjunet@gmail.comRaden Edi Fitriyantoedi.fitriyanto@uii.ac.idAnggia Fitria Agustindr.fitria.agustin@uii.ac.idErlina Marfiantierlina.marfianti@uii.ac.idAna Fauziyatianafauziyati@uii.ac.idRina Juwita197100405@uii.ac.idIka Fidianingsiha@a.comMujiyanto Mujiyantomujiyanto.fk@uii.ac.idNur Indah Yogadiastinur.indah@uii.ac.id<p><em>Gangguan metabolik pada penduduk usia lanjut sering tidak terdeteksi karena keterbatasan skrining rutin di posyandu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader Posyandu Lansia mengenai penapisan status gizi dan pemeriksaan biokimia darah kapiler, serta memetakan profil kesehatan peserta. Kegiatan dilaksanakan pada 13 September 2026 di Posyandu Lansia Karangmojo, Kabupaten Sleman, melalui pelatihan kader, pemeriksaan kesehatan (antropometri, tekanan darah, suhu, hemoglobin, glukosa darah sewaktu, asam urat, dan kolesterol), serta edukasi gizi interaktif. Sebanyak 19 kader mengikuti pelatihan dan 106 warga menjalani pemeriksaan lengkap, terdiri atas 23 pra-lansia (45–59 tahun) dan 83 lansia (≥ 60 tahun). Pengetahuan kader meningkat dari nilai rata-rata 34,6 (n = 13, rentang 0–100) menjadi 62,3. Peninggian glukosa darah sewaktu (≥ 140 mg/dL) ditemukan pada 15,1% peserta, hipertensi 66,0%, kolesterol tidak normal 60,4%, hiperurisemia 59,4%, anemia 40,6%, dan indeks massa tubuh tidak normal 50,9%. Pemeriksaan ulang menemukan 22 peserta dengan anemia sedang-berat (Hb < 10 g/dL) dan 11 peserta dengan hipertensi berat, yang seluruhnya dirujuk ke fasilitas kesehatan tingkat pertama. Skrining berbasis komunitas yang melibatkan kader mampu menjangkau kasus risiko tinggi yang belum terdiagnosis.</em></p>2026-10-21T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Asri Hendrawati, Syaefudin Ali Akhmad, Nur Aini Djunet, Raden Edi Fitriyanto, Anggia Fitria Agustin, Erlina Marfianti, Ana Fauziyati, Rina Juwita, Ika Fidianingsih, Mujiyanto Mujiyanto, Nur Indah Yogadiastihttps://www.jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/3247Peningkatan Pemahaman Ergonomi melalui Edukasi Risiko Penanganan Material Secara Manual pada Pedagang di Pasar Segar Summerland Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau2026-08-19T17:47:59+07:00Juhanda Kartika Wijayajuhanda@uis.ac.idDiina Maulinaa@a.comArdhi Arsala Rahmania@a.comYosevin Reni Antika Silaena@a.comKristopen Grianto Siallagana@a.comPutri Indri Yania@a.comPutri Redinaa@a.com<p><em>Pedagang di pasar tradisional merupakan pekerja sektor informal yang rentan terhadap risiko ergonomi akibat aktivitas manual material handling (MMH) yang dilakukan secara berulang, seperti mengangkat, membawa, mendorong, dan menyusun barang dagangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengidentifikasi risiko ergonomi serta meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pedagang di Pasar Segar Summerland, Kecamatan Nongsa, Kota Batam mengenai penerapan ergonomi dan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan pengisian kuesioner terhadap 50 pedagang, dilanjutkan dengan penyuluhan, pemasangan media edukasi, serta penyerahan sarana pendukung berupa troli dan tong sampah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang masih mengangkat barang dengan posisi membungkuk dan berdiri dalam waktu lama tanpa menerapkan teknik ergonomi yang benar, sehingga berisiko menimbulkan gangguan otot dan tulang belakang (Musculoskeletal Disorders/MSDs). Berdasarkan diskusi dan tanya jawab setelah penyuluhan, pedagang menyampaikan pemahaman yang lebih baik mengenai teknik mengangkat yang benar dan pentingnya peregangan otot, meskipun perubahan pemahaman tersebut belum diukur secara kuantitatif. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya kesadaran ergonomi pedagang serta tersedianya sarana pendukung berupa troli dan tong sampah yang diharapkan dapat membantu mengurangi risiko cedera akibat penanganan material secara manual di lingkungan pasar, meskipun evaluasi dampak penggunaan sarana tersebut belum dilakukan.</em></p>2026-10-21T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Juhanda Kartika Wijaya, Diina Maulina, Ardhi Arsala Rahmani, Yosevin Reni Antika Silaen, Kristopen Grianto Siallagan, Putri Indri Yani, Putri Redina