Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) sebagai Solusi Penanggulangan Stunting di Kelurahan Simpang Tetap Darul Ichsan
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.1010Kata Kunci:
Balita, DASHAT, Makanan 4 Bintang, Nutrisi, StuntingAbstrak
Stunting merupakan gangguan pertumbuhan anak di bawah usia 5 tahun. Stunting dapat terjadi karena kurangnya gizi pada anak yang disebabkan oleh terbatasnya pengetahuan orang tua mengenai pemberian makanan sehat dan gizi seimbang pada anak. Selain keterbatasan pengetahuan orang tua, masih banyak faktor lain yang menyebabkan anak mengalami gangguan stunting. Berdasarkan data yang diperoleh, terdapat 9 orang anak yang mengalami gangguan stunting di Kelurahan Simpang Tetap Darul Ichsan. Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mensosialisasikan menu makanan sehat kepada orang tua dengan bahan yang terjangkau, salah satunya dengan melakukan edukasi tentang makanan 4 bintang yaitu makanan bergizi lengkap dan melaksanakan program “one day one egg” (pemberian makan telur satu kali sehari kepada anak). Kemudian, makanan sehat tersebut dibagikan ke rumah-rumah anak dengan gangguan stunting. Kegiatan DASHAT dapat berdampak pada perluasan pengetahuan orang tua tentang bagaimana makanan bergizi baik yang bagus diberikan kepada anak dengan gangguan stunting.
Referensi
Aridiyah, O. A., Rohmawati, N., dan Ririanty, M. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Balita di Wilayah Pedesaan dan Perkotaan (The Factors Affecting Stunting on Toddlers in Rural and Urban Areas). Pustaka Kesehatan, [S.l.], vol. 3, no. 1, pp. 163-170, 2015, ISSN 2721-3218.
Manita, Y. A., Akbar, P. N., Rahman, M. F., Rosanti, P. I., & Rahayu, C. D. Optimalisasi Kader DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) untuk Pengendalian Stunting. Jurnal Peduli Masyarakat, vol. 4, no. 3, pp. 419-426, 2022, doi: https://doi.org/10.37287/jpm.v4i3.1230.
Nirmalasari, N. O. Stunting Pada Anak: Penyebab dan Faktor Risiko Stunting di Indonesia. Qawwam: Jurnal for Gender Mainstreaming, vol. 14, no. 1, pp. 19-28, 2020, doi: https://doi.org/10.20414/qawwam.v14i1.2372.
Nugroho M. R., Sasongko, R. N., dan Kristiawan, M. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Usia Dini di Indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, vol. 5, no. 2, pp. 2269-2276, 2021, doi: 10.31004/obsesi.v5i2.1169.
Pemerintah Kota Dumai, “Kota Dumai Terima Penghargaan Penurunan Prevalensi Stunting Tahun 2023 dengan Presentase 10,2 % dari Pemerintah Provinsi Riau,” 2023. https://web.dumaikota.go.id/berita/detail/kota-dumai-terima-penghargaan-penurunan-prevalensi-stunting-tahun-2023-dengan-persentase-10-2-dari-pemerintah-provinsi-riau- (diakses 31 Agustus 2023).
Teleskop.com, “Tim Kukerta UNRI Kelurahan STDI Laksanakan Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting,” 2023. https://teleskopnews.com/tim-kukerta-unri-kelurahan-stdi-laksanakan-kegiatan-dapur-sehat-atasi-stunting/ (diakses 31 Agustus 2023).
Wardani, D. W. S. R., Wulandari, M., dan Suharmanto. Hubungan Faktor Sosial Ekonomi dan Ketahanan Pangan terhadap Kejadian Stunting pada Balita. Jurnal Kesehatan, vol. 10, no. 2, pp. 287-292, 2020.
World Health Organization, “Sustainable development goals indicators: Metadata repository,” 2016. https://unstats.un.org/sdgs/metadata/?Te%20xt=&Goal=2&Target= (diakses 31 Agustus 2023).
Yanti, N. D., Betriana, F., dan Kartika, I. R. Faktor Penyebab Stunting Pada Anak: Tinjauan Literatur. REAL in Nursing Journal (RNJ), vol. 3, no. 1, pp. 1-10, 2020, doi: https://dx.doi.org/10.32883/rnj.v3i1.447.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Hendro Ekwarso, Farhan Alqorni, Iqlima Hibatillah Hartono, Nadya Tia Maqfirah, Raihan Faisal, Kaisha Adana Kennedi, Adinda Mutiara Army, Dede Syafri Nazdev Harahap, Tigry Agliffifah Suci, Dhea Yulisa, Zevana Zdenka Daneast

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.