Peningkatan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Komunitas di Bondowoso melalui Inovasi Obat Kumur Bahan Herbal
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.1473Kata Kunci:
Bahan Herbal, Bondowoso, Kesehatan, Komunitas, Obat KumurAbstrak
Rongga mulut merupakan tempat masuknya makanan ke dalam tubuh. Oleh sebab itu, menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah langkah penting yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika terdapat masalah pada gigi dan mulut dapat menyebabkan munculnya masalah kesehatan pada bagian tubuh lain. Halitosis disebabkan oleh adanya bakteri yang menumpuk dari sisa-sisa makanan pada sela-sela gigi dan permukaan lidah, pada kondisi ini obat kumur juga dapat membantu mengurangi jumlah bakteri pada mulut. Sejumlah masalah kesehatan mulut dan gigi yang dapat dicegah dengan rutin menggunakan obat kumur meliputi : mencegah menumpuknya plak pada gigi, mencegah munculnya gigi berlubang karena bakteri dan zat asam, membuat gigi menjadi lebih kuat, membuat proses penyembuhan pasca operasi gigi menjadi lebih cepat, dan mengatasi penyakit yang dialami pasca menjalani terapi radiasi atau kemoterapi. Meski dapat mencegah dan mengatasi sejumlah masalah kesehatan pada mulut dan gigi, obat kumur bukanlah obat yang tepat untuk terus-menerus dipakai ketika mengalami sejumlah masalah kesehatan pada organ tersebut. Terdapat dua tujuan utama dari penggunaan obat kumur, yaitu sebagai upaya preventif dan terapeutik. Tujuan preventif penggunaan obat kumur adalah mencegah terbentuknya plak yang dapat mengakibatkan penyakit di rongga mulut. Di samping itu, tujuan terapi dari penggunaan obat kumur adalah untuk penyembuhan penyakit yang biasanya digunakan dalam jangka waktu singkat. Hal penting lainnya yang perlu diketahui juga bahwa obat kumur bukanlah pengganti sikat dan pasta gigi. Keduanya tetap dibutuhkan dan berperan penting dalam membersihkan sisa makanan dan bakteri pada gigi secara keseluruhan. Kondisi tersebut memerlukan edukasi untuk penggunaan obat kumur yang tepat dan inovasi untuk pembuatan obat kumur dengan memanfaatkan keragaman bahan herbal yang ada di wilayah Bondowoso. Pada kegiatan pengmas ini dilakukan kerjasama dengan komunitas Bintana Research and Literacy Shelter (BRLS) di wilayah kabupaten Bondowoso.
Referensi
Bahna P, Hanna HA, Dvorak T, Vaporciyan A, Chambers M, and Raad I. 2007. Antiseptic effect of a novel alcohol-free mouthwash: A convenient prophylactic alternative for high risk patients. Oral Oncology J. 43:159-64.
CDC. Periodontal Disease [internet]. Atlanta, Georgia: Centers for Disease Control and Prevention; [last updated 2013 July; cited 2021 March 15]. Available from: https://www.cdc.gov/oralhealth/conditions/periodontal-disease.html
Fiorillo L. Oral Health: The First Step to Well-Being [internet]. Medicina (Kaunas). 2019 Oct 7[cited 2021 Mar 15];55(10):676. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6843908/
Galih, N. 2015. Pengaruh Konsentrasi Tween 80 terhadap Stabilitas Fisik Obat Kumur Minyak Atsiri Herba Kemangi (Ocimum Americanum L.). Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. UIN Syarif Hidayatullah: Jakarta.
Kumar P dan Athiban R. 2017. Effects of alcohol containing mouthwash on oral tissue: a
review. International Journal of Science and Research. 6 (6).
Lemos-Junior CA dan Villoria GEM. 2008. Reviewed evidence about the safety of the daily use of alcohol-based mouthrinses. Brazilian Oral Research. 2008 22(1): 24-30. Doi: 10.1590/S1806-83242008000500005
Montaño JMC, Julio JJA, Emilio GM, Estefanía BM, Miguel LL. 2018. Alcohol-containing Mouthwashes and Oral Cancer: A Mechanistic Explanation. Preprints (www.preprints.org): doi:10.20944/preprints201803.0044.v1
Moraes PIC, Neves LE, Souza CK, Parolia A, Barbosa SA. 2014. Comparative Effect of
Mouthwashes with Different Alcohol Concentrations on Surface Hardness, Sorption and Solubility of Composite Resins. http://www.oralhealth.ro/volumes/2014/volu me-2
Moreira AD, Mattos CT, Araujo MV, Ruellas AC, Sant’Anna EF. 2013. Chromatic analysis of teeth exposed to different mouthrinses. Journal of Dentistry. 41(s): 24-27. Doi: http://dx.doi.org/10.1016/j.jdent.2012.12.002
Padmono, S.H., Hasan, H., Tungadi., R. 2013. Formulasi Dan Evaluasi Ekstrak Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) Dalam Bentuk Sediaan Mouthwash.
Pradewa M.R. 2008. Formulasi Sediaan Obat Kumur (Mouthwash) Berbahan Dasar Gambir. Bogor: ITB.
Rieger, M. 2001. Harry’s Cosmetology, 8th edition. Hal: 745 – 753. Chemical Publishing.
Roslan, Anis Nadhia Bt; Jenny Sunariani dan Anis Irmawati. 2009. Penurunan Sensitivitas Rasa Manis Akibat Pemakaian Pasta Gigi yang Mengandung Sodium Sauryl Sulphate 5%. Jurnal PDGI Vol. 58, No. 2, Mei 2009, hal. 10-13 | ISSN 0024-9548
Scully C and Bagan JV. 2004. Adverse Drug Reactions in the Orofacial Region. Critical Reviews in Oral Biology & Medicine. Vol.15. Issue.4. p.221-239
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rini Devijanti Ridwan, Indeswati Diyatri, Sidarningsih Sidarningsih, Yuliati Yuliati, Chanaya Miranda Riveira, Rubbig Diferly Mahendra, Mohammed Ahmed Al Junaid, Huda Rashad Qaid

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




