Pemberdayaan Masyarakat berbasis Peningkatan Tata Kelola Usaha Briket Arang Tongkol Jagung di Kota Gorontalo

Penulis

  • Ali Mohammad Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Ichsan Gorontalo, Indonesia
  • Eka Zahra Solikahan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Ichsan Gorontalo, Indonesia
  • Amelya Indah Pratiwi Fakultas Teknik, Universitas Muslim Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2653

Kata Kunci:

Tongkol Jagung, Briket Arang, Kualitas briket, pemasaran digital, pengelolaan keuangan

Abstrak

Gorontalo sebagai salah satu provinsi penghasil jagung terbesar di Indonesia mempunyai potensi besar mendapatkan nilai tambah dari limbah tongkol jagung. tongkol jagung dapat dijadikan bahan bakar alternatif berbentuk briket arang. Salah satu UMKM briket arang tongkol jagung di kota Gorontalo yakni UMKM “briket TJ”. Kendala yang dihadapi oleh mitra yakni konsistensi kualitas, keterbatasan peralatan, pemahaman teknis terkait suhu karbonasi, komposisi perekat, tekanan mesin serta strategi pemasaran yang masih sederhana. Akibatnya, output produksi belum memenuhi standar mutu. Produk belum dikenal secara luas diluar provinsi Gorontalo. Tujuan dari pendampingan ini yakni memberi edukasi perihal tata kelola usaha mulai dari aspek produksi briket, pemasaran dan manajemen usaha. Metode yang digunakan yakni observasi awal, pelatihan teknis pembuatan briket dan pengeloaan keuangan, pendampingan usaha dan pemantauan/evaluasi capaian kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbaikan kualitas briket yakni briket yang dihasilkan lebih padat dan kering. Perbaikan manajemen keuangan yang mana dari hasil analisis biaya produksi dll maka ditetapkan harga jual Rp 10.000.00 yang memberikan keuntungan sebesar Rp 4.117.00 per kemasan serta upaya peningkatan permintaan produk dengan penggunaan media sosial untuk pemasaran produk.

Referensi

Ahmad Maghfuri. (2023). Strategi Pemanfaatan Limbah Pertanian Untuk Peningkatan Nilai Ekonomi Dan Lingkungan Di Kabupaten Cilacap. 02(02), 144–156. https://doi.org/10.56655/jid.v2i2.125

Atika. (2023). The Effect of Digital Marketing and Knowledge Management on the Marketing Sustainability of MSMEs in Indonesia.

BPS Gorontalo, P. (2025). Luas panen dan produksi padi di provinsi gorontalo.

Haryono, evy, e., solihudin, & diah, a. S. (2020). Uji Kualitas Briket Dari Tongkol Jagung Dengan Perekat Kanji / Pet Dan Komposisi Gas Menurut Sni 01-6235-2000 Berdasarkan Parameter Nilai Kalor , Kadar Air , Kadar Abu , 04(02), 131–139.

Hsiao, C.J., & Hu, J.L. (2024). Biomass and Circular Economy: Now and the Future. Biomass, 4(3), 720–739.

Latif, A., Cahyandito, M.F., & Utama, G.L. (2023). Circular Economy Concept at the Micro-Level: A Case Study of Taruna Mukti Farmer Group. Agriculture, 13(3), 539.

Mekaniwati, A., et al. (2025). Circular Economy in Indonesian MSMEs: A Qualitative Study on The Role of Eco-Innovation and Sustainable Supply Chains. Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen.

Muhammad, S. A., Amelya, I. P., & Muhammad, A. (2022). Program Kemitraan Masyarakat : Pembuatan Alat Cetak Dan Lemari Pengering Briket Abstrak. 4(2), 3–6.

Nugroho, B.S., et al. (2023). The Influence of Integrated Digital Marketing, Supply Chain Management, and Business Performance on the Sustainability of MSMEs.

Pangga, D., Ahzan, S., & Utami, L. S. (2021). Analisis nilai kalor dan laju pembakaran briket tongkol jagung sebagai sumber energi alternatif. 7(November), 382–386.

Rao, M.M., et al. (2024). A Comprehensive Review on Agricultural Waste Production and Onsite Management with Circular Economy Opportunities. Discover Sustainability, 5, 288.

Rifdaf, Herawati, N., & Dubron, F. (2017). Pembuatan Biobriket Dari Limbah Tongkol Jagung Pedagang Jagung Rebus Dan Rumah Tangga Sebagai Bahan Bakar Energi Terbarukan Dengan Proses Karbonisasi. 2(2), 39–46.

Ruqayyah, S. (2025). Optimalisasi Limbah Pertanian untuk Produk Olahan Inovatif di Kabupaten Bima sebagai Upaya Peningkatan Nilai Ekonomi. 1(2), 40–44.

Sant’Ana, L.H., et al. (2024). Circular Economics in Agricultural Waste Biomass Management. Biomass, 4(2), 543–554.

Surono, U. B. (2010). Peningkatan Kualitas Pembakaran Biomassa Limbah Tongkol Jagung sebagai Bahan Bakar Alternatif dengan Proses Karbonisasi dan Pembriketan. 4(1), 13–18.

Toplicean, I.M., & Datcu, A.D. (2024). An Overview on Bioeconomy in Agricultural Sector, Biomass Production, Recycling Methods, and Circular Economy Considerations. Agriculture, 14(7), 1143.

Zulazhari, Hamdi, P. R. (2025). Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Sebagai Briket Arang : Potensi. GJMI, 3(1), 430–435.

Zulkifli Ashar, Andi Zulfikar Syaiful , M.Tang, Djusdil Akrim4, A. A. (2024). J e b e. Peningkatan Nilai Kalor Briket Tongkol Jagung (Zea Mays) Dengan Penambahan Cangkang Kemiri(Aleurites Molluccuna), 2(1), 69–79.

Diterbitkan

22-06-2026

Cara Mengutip

Mohammad, A. ., Solikahan, E. Z., & Pratiwi, A. I. (2026). Pemberdayaan Masyarakat berbasis Peningkatan Tata Kelola Usaha Briket Arang Tongkol Jagung di Kota Gorontalo. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(4), 3219–3230. https://doi.org/10.54082/jamsi.2653