Menumbuhkan potensi wisata monumen berbasis Informasi digital, kepedulian lingkungan, dan edukasi siswa di kelurahan Tampo, kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja

Penulis

  • Jason Pirono Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Makassar, Indonesia
  • Edwardus Supriadi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Makassar, Indonesia
  • Silviana Phony Mare Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Makassar, Indonesia
  • Filipus Ishak Reynaldy Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Makassar, Indonesia
  • Dylan Yosua Anggraini Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Makassar, Indonesia
  • Ignes Theo Lumme Turandan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Makassar, Indonesia
  • Lady Amanda Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Makassar, Indonesia
  • Antonius Sudirman Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Atma Jaya Makassar, Indonesia
  • Bartolomeus Rante Allo Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Makassar, Indonesia
  • Alexander Indrakusuma Linggi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Atma Jaya Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2853

Kata Kunci:

Desa, Monumen, Toraja, Wisata

Abstrak

Pengabdian masyarakat ini bertujuan menumbuhkan potensi wisata monumen berbasis informasi digital di Kelurahan Tampo, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya pemanfaatan teknologi digital dalam promosi dan penyediaan informasi wisata, rendahnya kepedulian lingkungan di sekitar monumen, minimnya keterlibatan siswa dalam edukasi pariwisata, serta belum optimalnya peran pemerintah lokal dalam pengelolaan dan pengembangan destinasi. Metode yang digunakan meliputi pendampingan pembuatan media informasi digital (seperti kode QR dan konten media sosial), kegiatan bersih lingkungan, penyuluhan edukatif bagi siswa tentang pentingnya pelestarian budaya dan lingkungan, serta koordinasi bersama pemerintah kelurahan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan akses informasi wisata secara digital, tumbuhnya kesadaran lingkungan masyarakat dan siswa dalam mendukung pengembangan wisata berbasis kolaborasi. Program ini menegaskan bahwa sinergi antara teknologi digital, edukasi, kepedulian lingkungan, sangat penting untuk menciptakan pengelolaan wisata monumen yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Referensi

Amalia, N. (2023). Tridharma Perguruan Tinggi untuk membangun masyarakat berpradaban. Karimah Tauhid.

Fatari, F., dkk. (2022). Kuliah kerja mahasiswa sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Indonesian Collaboration Journal of Community Services, 2(3), 222–230.

Gunn, C. A. (1988). Tourism Planning. Taylor & Francis.

Hermawan, H., dkk. (2022). Pengembangan produk dan pemasaran desa wisata digital. Jurnal Abdimas Pariwisata.

Hidayat, A., Prasetyo, B., & Lestari, D. (2023). Efektivitas program edukasi berbasis praktik dalam meningkatkan kompetensi siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(2), 115–128.

Laksmi, G. W., dkk. (2024). Pengembangan potensi desa wisata berbasis ekonomi kreatif. Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 40–63.

Miller, R. (2007). What Is Holistic Education?. Holistic Education Review.

Prastiyo, A., & Nurrahmawati, D. (2023). Peningkatan digitalisasi marketing untuk pengembangan desa wisata. Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin.

Putri, R., Kurniawan, D., & Sari, M. (2022). Partisipasi masyarakat dalam program kebersihan lingkungan berbasis komunitas. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(1), 45–53.

Rahman, F., Abdullah, N., & Syamsuddin. (2023). Pendekatan pemberdayaan masyarakat dalam program pengabdian berbasis desa wisata. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(1), 22–30.

Rianto, R., dkk. (2024). Pemberdayaan masyarakat dalam mempersiapkan desa wisata. Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat.

Siregar, E., & Nugroho, A. (2022). Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka dalam pendidikan tinggi. Jurnal Pendidikan Tinggi Indonesia, 5(2), 89–98.

Suparman, dkk. (2023). Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendampingan pendidikan di desa. Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 177–184.

United Nations World Tourism Organization (UNWTO). (2018). Digital Transformation in Tourism. Madrid: UNWTO. https://www.e-unwto.org/doi/pdf/10.18111/unwtoecd.2018.1.g51w645001604520

UNESCO. (2015). Rethinking Education: Towards a Global Common Good?. Paris: UNESCO. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000232555

UNEP & UNWTO. (2005). Making Tourism More Sustainable: A Guide for Policy Makers. https://www.e-unwto.org/doi/book/10.18111/9789284408214

Wibowo, H., Santoso, E., & Pramana, Y. (2024). Digitalisasi promosi desa wisata berbasis media sosial. Jurnal Pariwisata Indonesia, 19(1), 67–78.

Yusuf, M., & Pratama, R. (2022). Kolaborasi multipihak dalam program pengabdian masyarakat. Jurnal Sosial dan Pembangunan, 38(2), 101–110.

Diterbitkan

19-05-2026

Cara Mengutip

Pirono, J. ., Supriadi, E. ., Mare, S. P. ., Reynaldy, F. I. ., Anggraini, D. Y. ., Turandan, I. T. L. ., Amanda, L. ., Sudirman, A. ., Allo, B. R. ., & Linggi, A. I. . (2026). Menumbuhkan potensi wisata monumen berbasis Informasi digital, kepedulian lingkungan, dan edukasi siswa di kelurahan Tampo, kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(3), 2601–2608. https://doi.org/10.54082/jamsi.2853