Inisiasi Pembentukan Unit Pembibitan Mangrove Mandiri (UPMM) pada Kelompok Masyarakat Bakau Lestari di Gampong Seuriget, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa

Penulis

  • Andika Putriningtias Jurusan Imlu Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Samudra, Langsa, Aceh, Indonesia
  • Syamsul Bahri Jurusan Ilmu Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Samudra, Langsa, Aceh, Indonesia
  • Siti Komariyah Jurusan Imlu Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Samudra, Langsa, Aceh, Indonesia
  • Teuku Muhammad Faisal Jurusan Imlu Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Samudra, Langsa, Aceh, Indonesia
  • Rudhi Pribadi Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2878

Kata Kunci:

Konservasi, Kualitas, Langsa, Mangrove, Pembibitan

Abstrak

Kota Langsa merupakan kota yang berada di sepanjang garis perairan Selat Malaka yang merupakan salah satu Kota yang terletak di Pesisir Timur Aceh, bila dilihat dari kondisi daerah tersebut yang memiliki sumberdaya pengembangan ekosistem mangrove. Kondisi ekosistem mangrove saat ini secara umum menunjukkan laju degradasi yang signifikan. Upaya-upaya rehabilitasi mangrove tetap harus digalakkan secara berkesinambungan agar ekosistem mangrove dapat terus lestari, mengingat begitu banyaknya manfaat yang dari keberadaan ekosistem mangrove ini. Pembibitan merupakan fondasi awal dalam upaya pelestarian mangrove dikarenakan bibit yang kurang baik akan sulit untuk hidup dan beradaptasi dalam lingkungan perairan dimana mangrove pada umumnya dapat hidup. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait upaya perbaikan teknik pembibitan mangrove secara berkesinambungan khususnya dalam pengelolaan bibit. Metode yang digunakan adalah survei pendahuluan mengenai masalah mitra, sosialisasi, pembuatan bedeng, pelatihan, dan pendampingan pada mitra Kelompok Masyarakat Bakau Lestari yang anggotanya berjumlah 15 orang. Hasil dari PKM ini adalah adanya peningkatan hardskill mitra dalam mengelola bibit mangrove dengan baik sehingga dari kualitas bibit mangrove yang baik dapat meningkatkan nilai jual dan perekonomian mitra.

Referensi

Arif, I. J. G., Juwita, S. H., Fersi, R. L., Iman, V. T., Febe, J. H., & Yoel, M. L. (2025). PENGARUH DRAINASE TERHADAP BUDIDAYA PERTANIAN DI LAHAN BASAH. PENARIK: Jurnal Ilmu Pertanian Dan Perikanan, (2).

Aulady, M. F. N. (2022, November 22). Cegah Abrasi, Tanam 150 Mangrove di Muara Wonorejo. Jawa Pos.

DIREKTORAT PERBENIHAN TANAMAN HUTAN JAKARTA. (2015). LAPORAN KEGIATAN : Pengunduhan Pengambilan Materi Genetik Tanaman Hutan Pada Pengelolaan Pusat Persemaian dan Sumber Benih Rumpin.

DKPP Kota Langsa. (2013). Sebaran Realisasi Kegiatan Bidang Kehutanan.

Kathiresan, K. (2012). Importance of mangrove ecosystem. International Journal of Marine Science, 2(10).

Kathiresan, K., & Bingham, B. L. (2001). Biology of Mangroves and Mangrove Ecosystems (pp. 81–251). https://doi.org/10.1016/S0065-2881(01)40003-4

Kusmana, C. (2003). Teknik rehabilitasi mangrove. IPB Press.

Kusmana, C. (2014). Distribution and current status of mangrove forests in Indonesia. In Mangrove Ecosystems of Asia: Status, Challenges and Management Strategies (pp. 37–60). Springer New York. https://doi.org/10.1007/978-1-4614-8582-7_3

Kusmana, C. (2015). Integrated sustainable mangrove forest management. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), 5(1), 1.

Kusmana, C. (2017). LESSON LEARNED FROM MANGROVE REHABILITATION PROGRAM IN INDONESIA. Journal of Natural Resources and Environmental Management, 7(1), 89–97. https://doi.org/10.19081/jpsl.2017.7.1.89

Zuhairi, M. A. (2025). Penerapan Teknologi Tepat Guna dalam Mewujudkan Daerah Mandiri dan Berkelanjutan. Neptunus: Jurnal Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi, 3(1), 160–168. https://doi.org/10.61132/neptunus.v3i1.696

Pemerintah Kota Langsa. (2018). Qanun Kota Langsa No. 6 Tahun 2018 Tentang Rencana Pembangunan Menengah Daerah Kota Langsa 2017-2022.

Rahman, I., Buhari, N., Damayanti, A. A., Jefri, E., & Lestariningsih, W. A. (2022). Upaya Pelestarian Mangrove Melalaui Perbaikan Teknik Pembibitan Di Desa Jerowaru, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Abdi Insani, 9(3), 1217–1225. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v9i3.710

Sabilah, A. A. (2025). Planting of Mangrove Seedlings in Pattiro Sompe Village, Sibulue Subdistrict, Bone Regency, South Sulawesi. Majalah Pengabdian Indonesia, 2(2), 30–34. https://doi.org/10.69616/maindo.v2i2.266

Sukmana, C., Wardojo, W., Prawiraatmaja, H., Pribadi, R., Anwar Siregar, C., Rochmayanto, Y., Salminah, M., Salaka, F. J., Aulia Pribadi, M., Zahra Adhyana FACILITATORS, A., Sari, R., Hamzah, H., Bayu Nalendro, A., Puspita Sari, P., Armando Wikongko, D., Fitria, P., Meitrivane Silalahi, C., Wanda Pratama, Y., Parlinah, N., … Ariawan, K. (2023). SERI-B MANUAL SERIAL foLU: Manual Pemulihan Ekosistem Mangrove.

Suryawan, F. (2007). Mangrove Vegetation Diversity After Tsunami in East Coastal Area of Nangroe Aceh Darussalam. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 8(4). https://doi.org/10.13057/biodiv/d080403

Yona, D., Hidayati, N., Sari, S. H. J., Amar, I. N., & Sesanty, K. W. (2018). Teknik Pembibitan Dan Penanaman Mangrove Di Banyuurip Mangrove Center, Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1).

Yona, D., Kurniawan, D., Harlyan, L. I., Sakti, A., Pinilih, G., Khabibah, S. N., & Julianinda, Y. A. (2022). Pembuatan Area Pembibitan Mangrove Desa Pangkahkulon - Gresik. ABDIRA, 2(4), 97–109.

Diterbitkan

25-05-2026

Cara Mengutip

Putriningtias, A., Bahri, S., Komariyah, S., Faisal, T. M., & Pribadi, R. . (2026). Inisiasi Pembentukan Unit Pembibitan Mangrove Mandiri (UPMM) pada Kelompok Masyarakat Bakau Lestari di Gampong Seuriget, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(3), 2681–2890. https://doi.org/10.54082/jamsi.2878