Edukasi Kewirausahaan untuk Menumbuhkan Minat Berwirausaha Siswa Menengah Yayasan Putra Asrori Malang
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.2917Kata Kunci:
Kewirausahaan, Pre-Test, Post-Test, Minat KewirausahaanAbstrak
Pengetahuan tentang kewirausahaan telah dibutuhkan dalam dunia pendidikan, untuk mencetak generasi muda yang bermanfaat bagi dirinya sendiri dan menciptakan lapangan kerja. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan memberikan wawasan tentang kewirausahaan dan menumbuhkan spirit kewirausahaan. Pengabdian dilakukan di Malang dengan jumlah peserta sebanyak 12 orang (5 orang duduk di bangku SMP, 7 orang duduk di bangku SMA). Langkah-langkah pengabdian ada 5 tahapan yaitu: pemberian soal pre-test, pemaparan materi Analisis Kebutuhan, STP, dan 4P, pelaksanaan sesi tanya jawab, kesimpulan materi, dan yang terakhir pemberian soal post-test. Hasil yang bisa diamati yaitu saat pemaparan materi peserta memperhatikan dengan antusias. Pada hasil pelaksanaan pre-test dan post-test terdapat perbedaan serta peningkatan pemahaman yang signifikan. Pada sesi pre-test, soal nomor 1 dijawab benar oleh 75% peserta, soal nomor 2 oleh 25% peserta, sedangkan soal nomor 3 dan 4 tidak ada yang menjawab benar (0%). Setelah pemaparan materi, nilai post-test peserta meningkat tinggi , dengan rincian persentase jawaban benar: soal nomor 1 sebesar 83%, soal nomor 2 sebesar 66%, soal nomor 3 sebesar 91,6%, dan soal nomor 4 sebesar 83%. Pada sesi tanya jawab peserta didik tidak memberikan pertanyaan, namun ketika diberi pertanyaan oleh pemateri, mereka bisa menjawabnya dengan baik. Dari pengabdian masyarakat yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa materi kewirausahaan bisa diterapkan kepada siswa SMP dan SMA untuk membantu program pemerintah dalam menciptakan pengusaha-pengusaha muda yang unggul.
Referensi
Badan Pusat Statistik. (2025). Tingkat pengangguran terbuka berdasarkan tingkat pendidikan. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTE3OSMy/tingkat-pengangguran-terbuka-berdasarkan-tingkat-pendidikan.html
Djaali, H. (2012). Psikologi pendidikan. Bumi Aksara.
Fahmi, A., & Setiawan, I. (2025). Strategi penekanan angka pengangguran terdidik melalui integrasi pendidikan vokasional dan kewirausahaan. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 22(1), 45–58.
Hidayat, R. (2026). Kontribusi generasi muda dalam pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor UMKM. Jurnal Ilmiah Manajemen Pemasaran, 14(2), 112–125.
Kusuma, A. W., & Wijaya, M. (2025). Kesiapan kognitif siswa menengah dalam menghadapi tantangan dunia usaha era digital. Jurnal Pendidikan Kewirausahaan Indonesia, 8(1), 19–32.
Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.
Nugroho, S. (2026). Menumbuhkan inovasi pengusaha muda mandiri sebagai pilar pembuka lapangan kerja baru. Jurnal Dinamika Kewirausahaan, 11(1), 5–18.
Pratama, A. R., & Lestari, S. (2024). Integrasi pendidikan kewirausahaan dalam kurikulum sekolah menengah: Urgensi dan tantangan. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 7(2), 101–114.
Ramadhan, F. (2024). Orientasi orientasi bisnis sejak usia dini: Membangun pola pikir wirausaha pada remaja. Jurnal Psikologi Perkembangan dan Pendidikan, 12(3), 89–102.
Rahmawati, E. (2026). Reduksi ketergantungan lapangan kerja formal melalui penguatan ekosistem entrepreneurship remaja. Jurnal Analisis Sosial dan Ekonomi, 18(1), 74–87.
Sanjaya, H., & Utama, D. (2023). Analisis kejenuhan pasar tenaga kerja domestik dan urgensi penciptaan lapangan kerja mandiri. Jurnal Riset Tenaga Kerja, 9(2), 210–223.
Saraswati, K., Utami, P., & Wahyuni, T. (2024). Fenomena pengangguran di Indonesia dan evaluasi kebijakan ketenagakerjaan pemerintah. Jurnal Kebijakan Publik dan Pemerintahan, 6(2), 143–156.
Suryana. (2013). Kewirausahaan: Pedoman praktis, teka-teki, dan proses menuju sukses (Edisi 4). Salemba Empat.
Wibowo, T., Saputra, A., & Handayani, L. (2025). Menanamkan wawasan dunia usaha dan kemandirian finansial pada anak asuh panti asuhan. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Pemberdayaan, 5(1), 33–46.
Yusuf, M. (2023). Efektivitas pendidikan non-formal kewirausahaan dalam memotong rantai pengangguran terdidik. Jurnal Edukasi Ekonomi, 15(3), 167–180.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fitriana Fitriana, Nadiva Syahdu Maharani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




