Pencegahan Preeklampsia pada Ibu Hamil Berbasis Lonto Leok dengan Media Drama Edukatif di Desa Cumbi

Penulis

  • Makrina Sedista Manggul Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Indonesia
  • Reineldis Elsidianastika Trisnawati Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Indonesia
  • Agnes Sri Hastuti Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Indonesia
  • Agustina Vinensia Minda Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Indonesia
  • Adeliana Sarni Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Indonesia
  • Anjelina Selen Pausen Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Indonesia
  • Felsiana Soneta Irma Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.3000

Kata Kunci:

Kehamilan, Penyebab, Preeklamsi, Tokoh Adat

Abstrak

Latar belakang: Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan berpotensi berbahaya yang ditandai dengan tekanan darah tinggi. Kondisi ini biasanya terjadi ketika setelah usia kehamilan mencapai 20 minggu. Preeklampsia berdampak ketika ibu hamil dan melahirkan juga mengakibatkan masalah pasca persalinan akibat disfungsi endotel di berbagai organ. Dampak jangka panjang juga dapat terjadi pada bayi yang dilahirkan dari ibu dengan preeklampsia. Tokoh adat memiliki peran penting dalam struktur sosial masyarakat terpencil, terutama dalam mempengaruhi perilaku dan norma sosial termasuk perilaku kesehatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil dan peran tokoh adat dalam meningkatkan pengetahuan terkait preeklampsia. Metode: Kegiatan ini menggunakan metode edukasi melalui penyuluhan berbasis budaya Lonto Leok dengan media drama. Sasaran kegiatan adalah 16 ibu hamil trimester I-III dan tokoh adat di Desa Cumbi. Hasil: Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang (38,4%), сикир (50,6%), dan baik (11%). Setelah dilakukan intervensi, hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dengan kategori baik sebesar 76,5%, cukup 23,5%, dan tidak terdapat responden dengan pengetahuan kurang. Kesimpulan: Edukasi berbasis budaya melalui pendekatan Lonto Leok dengan melibatkan tokoh adat efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang preeklampsia. Pendekatan ini dapat menjadi strategi promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan risiko kejadian preeklampsia di masyarakat.

Referensi

Alfina, A. S., Mohammad. Y. S., Diah, W., S. (2025). Penyuluhan Preeklampsi Pada Wanita Hamil di Puskesmas Sukodono Sidoarjo. 2 (7), 181-187.

Area, W., Uptd, O. F., Purwosari, P., & North, K. E. C. (2023). 3 1,2,3. 3.

Azlillah, Diana, K., Ria, Y., T. (2026). Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Preeklampsi Pada Ibu Hamil. 3 (3), 199-213.

Editorial Team Jurnal JKFT. (2022). 7.

Faktor, A., Berhubungan, Y., Preeklamsi, K., Ibu, P., Di, H., & Klinik, D. (2025). Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah. 2(7), 1239–1249.

Hesti N, Wildayani D, Zulfita Z. Edukasi Persiapan Fisik dan Mental Serta Pendamping Persalinan pada Kelompok Ibu Hamil. J Pustaka Mitra (Pusat Akses Kaji Mengabdi Terhadap Masyarakat). 2022;2(2):154–9.

Ibu K, Dengan H. Menurut Survey Demografi dan Berdasarkan data dari Kementerian Provinsi Sumatera Selatan diketahui. 2023;8(1).

Lili, R., Fiyona, E. A., Mutmainnah, K., Ervina, T. R., Dhea, N., Merlina, S., Hersanda, N. D. P., Desi, F., Gusriani, S., Yuni, R., Teresia, S. R. S. (2022). Literature Review: Faktor-Faktor Risiko Terjadinya Pre-eklampsia Pada Ibu Hamil. 2 (5), 122-132.

Masyarakat, J. P. (2026). Sahabat Sosial Sahabat Sosial. 4(2), 489–497.

Nabilah, A., Ermiati, Restuning, W. (2024). Penanganan Pre-eklampsia Pada Pasien Pre-eklampsia Berat Dengan Kasus Partial Hello Syndrome Dan Hipokalemia. 9 (3), 4404-4412.

Nelya, A., Dita, S. A., Yuhelva, D., Septi, R. (2022). Penatalaksanaan Pre-eklampsia Ringan Berfokus Pada Pemberian Rendam Air Hangat Pada Kaki di BPM Nurhamidah, S.ST Bandar Lampung 2021. 17 (XII), 26-33.

No Title. (2025). 12(2), 151–159.

Pannyiwi, R., Pramono, E., & Susanti, S. (n.d.). Analisis Peran Tokoh Adat dalam Promosi Kesehatan Masyarakat di Daerah Terpencil. 1153–1162.

Rizky, N., Efendi, Y., Yanti, J. S., & Hakameri, C. S. (2022). Jurnal Kebidanan Terkini ( Current Midwifery Journal ) KETIDAKNYAMANAN TRIMESTER III DI PMB ERNITA KOTA PEKANBARU TAHUN 2022. 2, 275–279.

Windarena, D., Studi, P., Kebidanan, S., Ilmu, S. T., Bhakti, K., Mulia, H., Eka, H., Lestari, P., Ilmu, S. T., Bhakti, K., Mulia, H., Purwanintyas, M., Studi, P., Bidan, P., Tinggi, S., Kesehatan, I., Mulia, B. H., Purnamasari, I. A., Studi, P., … Gain, W. (2025). © 2025 Jurnal Keperawatan.

Wittiarika, I. D., Ningrum, A. G., Frety, E. E., Imamatul, N., & Gamelly, K. P. (2024). Penurunan Angka Kematian Ibu ( AKI ) Melalui Pelatihan Deteksi Dini Preeklampsia Pada Bidan Puskesmas Di Kabupaten Manggarai Timur NTT. 2(9), 4029–4035.

Diterbitkan

10-07-2026

Cara Mengutip

Manggul, M. S. ., Trisnawati, R. E. ., Hastuti, A. S. ., Minda, A. V. ., Sarni, A. ., Pausen, A. S. ., & Irma, F. S. . (2026). Pencegahan Preeklampsia pada Ibu Hamil Berbasis Lonto Leok dengan Media Drama Edukatif di Desa Cumbi. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(4), 3647–3654. https://doi.org/10.54082/jamsi.3000