Peningkatan Pengetahuan tentang Pencegahan Kekerasan pada Anak melalui Sosialisasi Lomba Edukatif dan Deklarasi Komitmen di Pondok Tahfidh Yanbu’ul Qur’an Salatiga

Penulis

  • Cahya Wulandari Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Mutmainah Nur Qoiri Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Winarsih Winarsih Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Chanidia Ari Rahmayani Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Agung Aditya Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Yuniar Fahmi Lathif Pondok Tahfidh Yanbu’ul Qur’an Salatiga, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.3192

Kata Kunci:

Deklarasi Komitmen, Lomba Edukatif, Pencegahan Kekerasan

Abstrak

Kekerasan di lingkungan pendidikan, khususnya pada lembaga pendidikan berbasis asrama seperti pesantren, masih menjadi permasalahan yang memerlukan upaya pencegahan secara preventif dan partisipatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran santri mengenai pencegahan kekerasan di PTYQ Salatiga melalui kegiatan lomba edukatif dan deklarasi komitmen bersama. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan preventif yang melibatkan santri serta pengelola pesantren. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi pencegahan kekerasan, evaluasi mekanisme pengaduan melalui “bullying box”, media lomba pembuatan poster bertema anti-kekerasan, serta deklarasi komitmen bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri mengenai bentuk-bentuk kekerasan, pentingnya budaya ramah anak, dan kesadaran terhadap mekanisme pelaporan di lingkungan pesantren yang ditunjukkan dari hasil pengisian lembar pre-test dan post-test yang sebelumnya ditemukan 60% santri belum memahami pencegahan kekerasan pada anak menjadi 0%. Selain itu, kegiatan lomba edukatif dan deklarasi bersama juga mampu meningkatkan partisipasi aktif santri serta memperkuat komitmen kolektif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Dengan demikian, pendekatan kreatif, partisipatif, dan berbasis komunitas dinilai efektif dalam mendukung upaya pencegahan kekerasan di lingkungan pesantren.

Referensi

Agustin, D., & Suratmi, T. (2026). Pemberdayaan Kader PKK melalui Edukasi Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Perlindungan Anak. Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI), 8(1), 87–92.

Anshori, A. J. (2024). Solution Focused Brief Therapy (SFBT) Untuk Membangun Resiliensi Santri Korban Bullying di Pesantren AsSyafi’iyan Surabaya. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 10(2), 192–193.

Apriadi, & Khadafie, M. (2019). Peran Lembaga Pendidikan dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindakan Kekerasan Pada Siswa. Jurnal IKRA-ITH Humaniora, 4(3), 37–46.

Freska, W. (2023). Bullying dan Kesehatan Mental Remaja. CV. Mitra Edukasi Negeri.

Hamzah, A. F., & Fajri, B. (2024). Pesantren Ramah Perempuan Dan Anak di Indonesia : ( Studi Pada Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas , Jombang , Jawa Timur dan Boarding School Education Mu ’ allimat , Muhammadiyah , Yogyakarta ). Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir Dan Pemikiran Islam, 5(2), 399–417.

Herlambang, N. C., Nababan, R., & Kaka, Y. R. (2025). Penyuluhan Hukum Pencegahan Kekerasan di Lingkungan Pondok Pesantren Al Hidayah Depok. Integrative Perspectives of Social and Science Journal (IPSSJ), 2(3), 3912–3920.

Isminadzila, S., & Purba, I. P. M. H. (2023). Strategi Sekolah Dalam Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di SMA Wachid Hasyim 2 Taman Sidoarjo. Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, 12(1), 109–118.

Khaliza, C. N., Ariawan, I., & El-matury, H. J. (2021). Efek Bullying, Kekerasan Fisik, dan Kekerasan Seksual terhadap Gejala Depresi pada Pelajar SMP dan SMA di Indonesia : Analisis Data Global School-Based Student Health Survey Indonesia 2015. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia (JPPKMI), 2(2), 98–106.

Khamid, A., & Hadi, M. N. (2025). Strategi Pengurus Asrama A Dalam Membentuk Karakter Mandiri Santri Di Pondok Pesantren Ngalah. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(3), 295–303.

Lakilaki, E., Pratiwi, E. A., Priyohadi, N. D., Widayati, K., Astutik, W., Putri, H. A., Syaidah, K., Purwitasari, I., & Pembayun, E. L. (2025). Mencegah Bullying dan Kekerasan di Sekolah (Pertama). Nafal Publishing.

Lubis, M. T. S. (2021). Reformulasi Hukum Penanganan Tindak Pidana Kekerasan di Lingkungan Pendidikan dalam Upaya Perlindungan Profesi Guru. Delegalata: Jurnal Ilmu Hukum, 6(1), 191–207.

Mabruroh, M. (2025). FSGI Catat 60 Kasus Kekerasan di Lingkungan Pendidikan Sepanjang 2025. DigitalMama.id.

Maisari, S. (2025). Dampak Kekerasan Verbal Terhadap Anak di Lingkungan Sekolah. ATTENDING: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 2(1), 68–81.

Marintan, M. A., Faradina, Q., Mahanani, I., Aslambik, M., & Seksual, K. (2023). Menyoal Ketimpangan Relasi Kuasa Pada Kekerasan Seksual di Pesantren dan Upaya Pencegahannya: Sebuah Tinjauan Kritis. Musawa, 22(2), 148–160.

Mudhofar, A., Ibrahim, J. T., Wahyudi, & Saiman. (2025). Dibalik Tembok Pesantren: Kekerasan Budaya dan Hierarki Dalam Pendidikan Islam (Pertama). Penerbit Universitas Muhammadiyah Malang.

Muthalib, A., Arief, W. D., Khusairi, Z. Al, & Faradillah, N. H. (2025). Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Di Asrama Pesantren Modern Darul Ma’rifat. Jurnal Penelitian Nusantara, 1(11), 163–169.

Rahayu, Y. S., Bulan, D. R., Radiansyah, R. R., Azis, F., & Bandung, U. B. (2027). Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (PPKSP). Kontribusi: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 272–288.

Rahmah, E., & Maftuh. (2026). Dinamika Relasi Senior dan Junior dalam Kehidupan Sosial di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Perspektif Teori Konflik. Psikosospen: Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 2(1), 337–349.

Setyawati, S. P. (2024). Penguatan Konselor Sebaya sebagai Implementasi Buddy Program untuk Mencegah Bullying di Sekolah. Prosiding Konseling Kearifan Nusantara (KKN), 3, 14–21.

Usman, A. U., Suhaeb, F. W., Mario, Sifuddin, & Hardiyanti, A. (2026). Edukasi Berbasis Sosialisasi Interaktif dalam Mencegah Kekerasan Seksual di Lingkungan Sekolah. JHP2M: Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 21–30.

Wafda, H. M., Khoirunnisa, E., & Perawati. (2026). Urgensi Perlindungan Peserta Didik terhadap Peningkatan Kasus Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Berbasis Asrama. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(1), 405–408.

Wulandari, C., Nihayah, D. M., Wijayanto, I., Rafikawati, Y. F., Mukhoyyaroh, V. D., Rindra, S., & Agung, A. (2026). Perlindungan Hak Merek Sebagai Upaya Optimalisasi Pengembangan UMKM Pengrajin Kulit di Desa Manding, Bantul. PENA ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 13–21.

Yudha, W., Bunga, M., & Kadir, Y. (2025). Efektifitas Pencegahan Dan Penanganan Hukum Terhadap Tindak. GJR : Gorontalo Justice, 1(1), 124–136.

Diterbitkan

07-09-2026

Cara Mengutip

Wulandari, C., Qoiri, M. N. ., Winarsih, W., Rahmayani, C. A. ., Aditya, A. ., & Lathif, Y. F. . (2026). Peningkatan Pengetahuan tentang Pencegahan Kekerasan pada Anak melalui Sosialisasi Lomba Edukatif dan Deklarasi Komitmen di Pondok Tahfidh Yanbu’ul Qur’an Salatiga. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(5), 5005–5016. https://doi.org/10.54082/jamsi.3192