Pemberdayaan Masyarakat Melalui Incinerator Sebagai Solusi Pengolahan Sampah Dan Pengendalian Emisi Dengan Pendekatan Participatory Community Development Di Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban

Penulis

  • Jenni Izza Mawarda Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, Indonesia
  • Dyah Pitaloka Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, Indonesia
  • Suhartono Suhartono Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, Indonesia
  • Hyan Oktodia Basuki Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, Indonesia
  • Hanim Nur Faizah Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, Indonesia
  • Mei Widyawati Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.3201

Kata Kunci:

Incinerator sederhana, pengelolaan sampah, kesehatan lingkungan

Abstrak

Pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban  masih menjadi permasalahan lingkungan yang berpotensi menimbulkan pencemaran udara dan gangguan kesehatan masyarakat. Praktik pembakaran sampah secara terbuka masih banyak dilakukan akibat keterbatasan sarana pengelolaan sampah dan rendahnya pemanfaatan teknologi pengolahan limbah yang ramah lingkungan. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi praktik pengelolaan sampah rumah tangga sebagai dasar penyusunan program edukasi dan penerapan Incinerator sederhana dalam pengendalian emisi pembakaran sampah. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Community Development yang melibatkan masyarakat, perangkat kelurahan, ketua RT dan RW, bidan desa, kader kesehatan, serta tim pelaksana dalam setiap tahapan kegiatan. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi masalah melalui survei, observasi, wawancara, dan kuesioner, analisis situasi, perencanaan program melalui musyawarah, pembangunan incinerator sederhana secara gotong royong, penyuluhan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil identifikasi terhadap 295 kepala keluarga menunjukkan bahwa mayoritas responden mengelola sampah dengan cara dibakar sebanyak 269 KK (91,19%), sedangkan 17 KK (5,76%) menimbun sampah, 6 KK (2,03%) membuang sampah sembarangan, dan 3 KK (1,02%) membuang sampah ke sungai. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan incinerator sederhana dengan sistem pembakaran tertutup dapat menjadi alternatif pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih terkontrol dibandingkan pembakaran terbuka. Kegiatan penyuluhan juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemilahan sampah, dampak pembakaran terbuka, dan penggunaan incinerator. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan respons positif masyarakat serta adanya komitmen untuk memanfaatkan dan merawat incinerator secara berkelanjutan. Penerapan teknologi sederhana yang didukung pendekatan partisipatif dan edukasi berkelanjutan diharapkan dapat mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat serta mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Referensi

Adawiyah, S. R., Triansyah, M. F., Nuraviah, S. V., Ardani, R. V., Lestari, P. D., Pujawati, D., & Sepriyanti, D. (2025). Implementasi Incinerator Ramah Lingkungan untuk Meningkatkan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat. 3(10), 5485–5489.

Antriyandati. (2024). Efek Karakteristik Sosial Ekonomi Dan Risk Awareness Rumah Tangga Dalam Pengelolaan Sampah Di Perkotaan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(5), 1127-1134.

Cho, B. H., Nam, B. H., An, J., & Youn, H. (2020). Municipal Solid Waste Incineration (MSWI) Ashes as Construction Materials—A Review.

Ferronato, N., & T. (2022). Waste Mismanagement in Developing Countries: A Review of Global Issues. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(3), 121.

Gucella, A. Q., Nurrahmat, H., Rohmahardewi, A. M., Tusyurur, W., Aliya, S. R., Prayogi, I., ... &, & Wahyuni, S. (2025). Inovasi Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan Melalui Teknologi Incinerator di Desa Kedokan Bunder: Program Pengabdian Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(1), 727-.

Hans, O., & Al, E. (2022). Health Impact of PM2.5 Originating Residential Wood Combustion in Four Nordic Cities. BMC Public Health, 22. https://link.springer.com/article/10.1186/s12889-022-13622-x?utm_source=

Li, Z., Fan, T. W., Lun, M. S., & Li, Q. (2025). Optimization of municipal solid waste incineration for low ‑ NO x emissions through numerical simulation. Scientific Reports, x, 1–12. https://doi.org/10.1038/s41598-024-69019-w

Majid, R., Zainuddin, A., Yasnani, Y., Nirmala, F., & Tina, L. (2020). Peningkatan kesadaran pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat pesisir di Kelurahan Lapulu Kota Kendari Tahun 2019. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT), 2(1).

Maulana, K., Marbun, L. V., Intani, E. T., & Bimantio, M. P. (2025). Efektivitas Incinerator Rendah Emisi untuk Pengelolaan Sampah di Perumahan PT Ciliandra Perkasa, Dumai, Riau. Abdimasku: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 601-.

Putri, R. A., & Al, E. (2023). Community-Based Incinerator Technology as an Alternative for Household Waste Management. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(2), 115.

Roosinda, F. W., Suryaningrum, A., & Mayangsari, P. (2025). Pemberdayaan Masyarakat melalui Incinerator Hebel Minim Asap di RW 01 Kelurahan Kebonsari Surabaya Pendahuluan. 5(4), 3391–3398.

Saleh, M., Triono, B., Anwar, S., & Riadin, F. (2025). Penyuluhan dan Edukasi Masyarakat Pesanggrahan, Banyuwangi dalam Pengoperasian Incinerator untuk Pengelolaan Limbah Sampah yang Efektif. J-PKM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 9–14.

Samin & Sunarto. (2024). Community Perceptions Towards Temporary Waste Storage Place And The Effectiveness of Waste Management in Malang City. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(5), 1364-1376.

Wahfiuddin & Riyanto. (2024). Partisipasi Rumah Tangga Dalam Program Bank Sampah: Studi Kasus di Kota Depok. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(2), 464-471.

WHO.(2025). Open Waste Burning: Sectoral Solutions For Air Pollution And Health.

Diterbitkan

05-09-2026

Cara Mengutip

Mawarda, J. I. ., Pitaloka, D. ., Suhartono, S., Basuki, H. O. ., Faizah, H. N. ., & Widyawati, M. . (2026). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Incinerator Sebagai Solusi Pengolahan Sampah Dan Pengendalian Emisi Dengan Pendekatan Participatory Community Development Di Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(5), 4579–4588. https://doi.org/10.54082/jamsi.3201