Peningkatan Pemahaman Ergonomi melalui Edukasi Risiko Penanganan Material Secara Manual pada Pedagang di Pasar Segar Summerland Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau

Penulis

  • Juhanda Kartika Wijaya Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina, Indonesia
  • Diina Maulina Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina, Indonesia
  • Ardhi Arsala Rahmani Program Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina, Indonesia
  • Yosevin Reni Antika Silaen Program Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina, Indonesia
  • Kristopen Grianto Siallagan Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina, Indonesia
  • Putri Indri Yani Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina, Indonesia
  • Putri Redina Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.3247

Kata Kunci:

ergonomi, keselamatan dan kesehatan kerja, manual handling, musculoskeletal disorders, pedagang pasar

Abstrak

Pedagang di pasar tradisional merupakan pekerja sektor informal yang rentan terhadap risiko ergonomi akibat aktivitas manual material handling (MMH) yang dilakukan secara berulang, seperti mengangkat, membawa, mendorong, dan menyusun barang dagangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengidentifikasi risiko ergonomi serta meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pedagang di Pasar Segar Summerland, Kecamatan Nongsa, Kota Batam mengenai penerapan ergonomi dan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan pengisian kuesioner terhadap 50 pedagang, dilanjutkan dengan penyuluhan, pemasangan media edukasi, serta penyerahan sarana pendukung berupa troli dan tong sampah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang masih mengangkat barang dengan posisi membungkuk dan berdiri dalam waktu lama tanpa menerapkan teknik ergonomi yang benar, sehingga berisiko menimbulkan gangguan otot dan tulang belakang (Musculoskeletal Disorders/MSDs). Berdasarkan diskusi dan tanya jawab setelah penyuluhan, pedagang menyampaikan pemahaman yang lebih baik mengenai teknik mengangkat yang benar dan pentingnya peregangan otot, meskipun perubahan pemahaman tersebut belum diukur secara kuantitatif. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya kesadaran ergonomi pedagang serta tersedianya sarana pendukung berupa troli dan tong sampah yang diharapkan dapat membantu mengurangi risiko cedera akibat penanganan material secara manual di lingkungan pasar, meskipun evaluasi dampak penggunaan sarana tersebut belum dilakukan.

Referensi

Abrari, H., Denny, H. M., & Lestantyo, D. (2025). Rapid entire body assessment (REBA): Evaluating and optimizing tofu makers' work posture. Work and Health, 1(1), 5. https://doi.org/10.53941/wah.2025.100005

Asnani, A., Sabilu, Y., & Saktiansyah, L. O. A. (2026). Factors related to Musculoskeletal Disorders (MSDs) complaints in Mandonga wet market traders in Kendari City. Indonesian Journal of Health Science, 6(3), 474–480. https://doi.org/10.54957/ijhs.v6i3.2239

Firmansyah, Y. W., Pareira, E. M. S., Victoria, B., Ajie, W. T. S., Ineswari, A., Bayu, K. T. K., Darmawan, J. G. E., & Setyadi, M. K. (2025). Peningkatan pengetahuan tentang ergonomi dan fisioterapis pada pekerja. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 9(2), 701–705. https://doi.org/10.31764/jpmb.v9i2.29158

Hidayat, A. F., & Wahyuni, L. P. S. (2025). Peningkatan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) melalui edukasi berbasis komunitas pada pekerja industri batu bata di Kecamatan Gerung, Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat IPTEKS, 3(1), 23–30. https://doi.org/10.71094/jppmi.v3i1.160

Hignett, S., & McAtamney, L. (2000). Rapid entire body assessment (REBA). Applied Ergonomics, 31(2), 201–205.

International Organization for Standardization. (2018). ISO 45001:2018 occupational health and safety management systems—Requirements with guidance for use. ISO.

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja.

Lestari, A. D., Ridwan, A. M., Hairunisa, N., Nuriah, H., Junnata, A., & Bahri, S. (2026). Lestarikan budaya, lindungi tubuh: Edukasi posisi kerja sehat bagi petani tradisional Baduy. Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika, 3(2), 681–689. https://doi.org/10.25105/abdimastrimedika.v3i2.25934

Lona, Y. Y., Roga, A. U., & Haba Bunga, E. Z. (2023). Faktor risiko kelelahan kerja pada buruh angkut di pasar tradisional Kota Kupang. Jurnal Kedokteran Mulawarman, 10(1), 22–28.

Maghfira, N., & Rosadi, R. (2026). Edukasi ergonomi dan peregangan untuk pencegahan gangguan muskuloskeletal pada pekerja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari, 2(11), 533–539. https://doi.org/10.59837/jpmm.v2i11.294

Nashida, A. A., Nuriyadi, D. A., Prameswari, N. S., Senthika, I. P., Rahma, Z. N., & Imran, R. A. (2024). Perancangan troli ergonomis sebagai alat bantu angkut karung dengan Quality Function Deployment pada Penggilingan Padi Sri Rezeki di Banyumas. Jurnal Media Teknik dan Sistem Industri, 8(1), 60–69. https://doi.org/10.35194/jmtsi.v8i1.1715

Nugraha, A., & Widajati, N. (2024). Ergonomic risks in manual material handling activities and musculoskeletal disorders complaints in the animal feed industry production area in East Java, Indonesia. World Journal of Advanced Research and Reviews, 22(1), 1028–1034. https://doi.org/10.30574/wjarr.2024.22.1.1147

Pemerintah Republik Indonesia. (1970). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Pemerintah Republik Indonesia. (2012a). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Pemerintah Republik Indonesia. (2012b). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Prasetyo, E., Ulfa, M., & Mubaroq, M. H. (2024). Optimalisasi peran Pos UKK (Upaya Kesehatan Kerja) pada pekerja sektor informal di Kabupaten Kudus. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan, 1(1), 78–84. https://doi.org/10.70109/jupenkes.v1i1.11

Pratama, I. R., Sumasto, F., Imansuri, F., Salati, D., & Purwojatmiko, B. H. (2026). Evaluation of work posture using the REBA method and ergonomic intervention at the Gelora Bakery MSME in Jakarta. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 10(1), 56–65. https://doi.org/10.70609/g-tech.v10i1.8455

Rachmawati, E., Parengkuan, S. R., Aditya, A., Kartinah, K., Nursafa, A., Rohmah, N., & Nurrachmawati, A. (2025). Ergonomics training on lifting and carrying and ergonomics assessment for porters at the Port of Samarinda. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka, 4(6), 1225–1241. https://doi.org/10.62668/sabangka.v4i06.1839

& Handayani, V. A. (2026). Peningkatan kesadaran kesehatan kerja nelayan melalui penerapan ergonomi terapan dan desain poster visual K3. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS), 5(1), 880–887. https://doi.org/10.62712/juribmas.v5i1.1394

Simorangkir, R. P., Siregar, S. D., & Sibagariang, E. E. (2021). Hubungan faktor ergonomi dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja pembuatan ulos. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 6(1), 16–24. https://doi.org/10.30829/jumantik.v6i1.7615

Suratna, F. S. N., Paskanita, M., Chahyadhi, B., Sumardiyono, Wijayanti, R., Fauzi, R. P., & Ada', Y. R. (2026). Pemberdayaan kelompok wanita tani melalui edukasi ergonomi dan latihan peregangan untuk pencegahan low back pain. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 7(1), 1889–1894. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i1.8667

Tarwaka. (2015). Ergonomi industri: Dasar-dasar pengetahuan ergonomi dan aplikasi di tempat kerja (Edisi ke-2). Harapan Press.

World Health Organization. (2010). Healthy workplaces: A model for action. World Health Organization.

Diterbitkan

21-10-2026

Cara Mengutip

Wijaya, J. K. ., Maulina, D. ., Rahmani, A. A. ., Silaen, Y. R. A. ., Siallagan, K. G. ., Yani, P. I. ., & Redina, P. . (2026). Peningkatan Pemahaman Ergonomi melalui Edukasi Risiko Penanganan Material Secara Manual pada Pedagang di Pasar Segar Summerland Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(6), 6079–6088. https://doi.org/10.54082/jamsi.3247