Rehabilitasi Pantai Desa Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan dengan Penanaman Ketapang (Terminalia catappa) sebagai Vegetasi Mangrove Asosiasi

Penulis

  • Valerina Laila Hasanah Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Indonesia
  • Magfirah Magfirah Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Indonesia
  • Aida Sofyati Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Indonesia
  • Rizki Ardiana Program Studi Perikanan Tangkap, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Ulan Fajrdhya Shafa Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Indonesia
  • Lutfhi Al Bashir Program Studi Perikanan Tangkap, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Annisa Salsabila Program Studi Perikanan Tangkap, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Zalikha Ramadhani Program Studi Perikanan Tangkap, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Fitria Najwa Program Studi Perikanan Tangkap, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • M. Pasha Sukma Wijaya Program Studi Perikanan Tangkap, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Siti Aminah Program Studi Perikanan Tangkap, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.3254

Kata Kunci:

Ketapang, Mangrove Asosiasi, Muara Kintap, Rehabilitasi Pesisir

Abstrak

Pantai Desa Muara Kintap merupakan kawasan pesisir yang menghadapi tekanan lingkungan berupa abrasi dan permasalahan sampah yang berpotensi mengganggu keberlanjutan ekosistem pesisir. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendukung rehabilitasi kawasan pesisir melalui penanaman mangrove asosiasi sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan pantai. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui survei lokasi, penentuan titik penanaman, penanaman bibit, serta monitoring pascatanam. Sebanyak 100 bibit ketapang (Terminalia catappa) berhasil ditanam pada 22 titik lokasi dengan melibatkan sekitar 23 warga Desa Muara Kintap bersama mahasiswa, TNI, dan Polairud. Monitoring dilakukan sebanyak dua kali dan menunjukkan bahwa sebagian besar bibit masih berada dalam kondisi baik, meskipun beberapa bibit pada zona yang lebih dekat dengan garis pantai menunjukkan tanda-tanda stres. Kegiatan ini menunjukkan bahwa rehabilitasi pesisir berbasis partisipasi masyarakat dapat menjadi salah satu upaya dalam mendukung pemulihan vegetasi dan keberlanjutan lingkungan pesisir.

Referensi

Arianto. (2021, September 18). Pemkab bantu 17 warga Desa Muara Kintap terdampak abrasi. ANTARA News Kalimantan Selatan. https://kalsel.antaranews.com/berita/280893/pemkab-bantu-17-warga-desa-muara-kintap-terdampak-abrasi

BPS Kabupaten Tanah Laut. (2025). Kecamatan Kintap dalam angka 2025. https://tanahlautkab.bps.go.id/id/publication/2025/09/26/35e0f08a4c1bc16769fc8195/kintap-district-in-figures-2025.html

Helman. (2020, December 18). Belasan rumah di Muara Kintap rusak akibat dihantam gelombang. Duta TV. https://dutatv.com/belasan-rumah-di-muara-kintap-rusak-akibat-dihantam-gelombang/

Irwanto, I., Paembonan, S. A., Ngakan, P. O., Maulany, R. I., Sahupala, A., & Yatim, H. (2024). Imperata vegetation succession and carbon stocks on degraded land of beach forest in Marsegu Island, Maluku, Indonesia. Journal of Degraded and Mining Lands Management, 11(2), 5147–5157. https://doi.org/10.15243/jdmlm.2024.112.5147

Irwanto, I., Sahupala, A., & Soselisa, F. (2024). Studi tingkat keberhasilan dan solusi rehabilitasi mangrove pada Teluk Ambon bagian dalam, Provinsi Maluku. MARSEGU: Jurnal Sains dan Teknologi, 1(9), 1016–1041. https://doi.org/10.69840/marsegu/1.9.2024.1016-1041

Khairunnisa, N., Baharuddin, & Dewi, I. P. (2025). Analisis Transformasi Gelombang pada Bangunan Pelindung Pantai Menggunakan Modul CMS-WAVE di Perairan Muara Kintap Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. MCSIJ (Marine, Coastal and Small Islands Journal): Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Ilmu Kelautan, 9(1), 1-9. https://doi.org/10.20527/mcs.v9i1.15074

Lasaiba, M. A. (2023). Peningkatan partisipasi masyarakat melalui penanaman mangrove dalam rehabilitasi pesisir. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 7(3), 623–633. https://doi.org/10.29407/ja.v7i3.19962

Mahaji, T., Prianto, E., Alimaturahim, F., Fauzi, M., Simarmata, A. H., & Efizon, D. (2025). Pengelolaan sumber daya hayati perairan di wilayah pesisir berbasis ekosistem. Kamiya Jaya Aquatic.

Martini, I. F., & Biru, B. (2023). Kajian perilaku kuat geser tanah terhadap penambahan serat karung. Rekonstruksi Tadulako, 4(1), 9–15. https://doi.org/10.22487/renstra.v4i1.536

Meiroza, T., Salmina, S., Kamaly, N., & Mukhrijal, M. (2026). Pelestarian ekosistem mangrove di Istana Manggrove Syiah Kuala melalui pengabdian masyarakat. Jurnal Malikussaleh Mengabdi, 5(1), 194–202. https://doi.org/10.29103/jmm.v5i1.21606

Najih, M. R., Amiluddin, M., Jamil, K., Hawati, H., Suleman, Y., Mustafa, M., & Awaluddin. (2025). Rehabilitasi Mangrove di Tambak Silvofishery Kelurahan Toro Kabupaten Bone. Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 4(2), 177–183. https://doi.org/10.56303/jppmi.v4i2.547

Rahadian, A., Kusmana, C., Setiawan, Y., & Prasetyo, L. B. (2022). Adaptive Mangrove Ecosystem Rehabilitation Plan based on Coastal Typology and Ecological Dynamics Approach. HAYATI: Journal of Biosciences, 29(4), 445-458. https://doi.org/10.4308/hjb.29.4.445-458

Rombe, K. H., Rosalina, D., Surachmat, A., Rachman, R. M., Rusdi, R., Ikhsan, N., & Aris, M. (2024). Teknik restorasi sumber daya ekosistem pesisir. Kamiya Jaya Aquatic.

Safitri, A. A., Putra, G. M., & Rizali, A. (2026). Identification of Mangrove Plants with Medicinal Potential in Muara Kintap Village Tanah Laut Regency. Jurnal Biologi Tropis, 26(1), 841-851. https://doi.org/10.29303/jbt.v26i1.11100

Sahupala, A., Komul, Y. D., Irwanto, I., Soselisa, F., Latupapua, L., & Louhenapessy, F. (2023). Sosialisasi dan penanaman dalam rangka rehabilitasi hutan pantai bersama masyarakat di Desa Hatusua Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. BAKIRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 75–82. https://doi.org/10.30598/bakira.2022.3.2.75-82

Setiawan, K. P. (2023). Kajian Pengelolaan Pesisir berbasis Tipologi di Kabupaten Tanah Laut. Jurnal Spatial Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi, 23(1), 70-82. https://doi.org/10.21009/spatial.231.010

Syahdan, M., Salim, D., & Amri, U. (2020). Aplikasi Peta Daerah Penangkapan Ikan Bagi Nelayan Desa Muara Kintap Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut. AQUANA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 66-75. https://doi.org/10.20527/aquana.v1i2.16

Wibowo, I. S., & Rizqiyah, Z. (2026). Penguatan tata kelola konservasi mangrove berbasis masyarakat melalui pendekatan community-based conservation dan community-based research di Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 455–468. https://doi.org/10.54082/ijpm.1324

Diterbitkan

07-09-2026

Cara Mengutip

Hasanah, V. L., Magfirah, M., Sofyati, A., Ardiana, R., Shafa, U. F., Bashir, L. A., Salsabila, A., Ramadhani, Z. ., Najwa, F., Wijaya, M. P. S., & Aminah, S. (2026). Rehabilitasi Pantai Desa Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan dengan Penanaman Ketapang (Terminalia catappa) sebagai Vegetasi Mangrove Asosiasi . Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(5), 5219–5228. https://doi.org/10.54082/jamsi.3254