Edukasi Kebersihan Area Kewanitaan dan Pengelolaan Menstruasi pada Santriwati Pondok Pesantren KH Wahid Hasyim Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur

Penulis

  • Dwimantoro Iman Prilistyo Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Hartatiek Nila Karmila Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Aditya Bhayusakti Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Retno Diah Putri Ekayanti Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Putro Luhur Budi Sapriyo Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Nilta Najma Tsuroiyah Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Dyona Hayu Maharani Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Selfia Selfia Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.3257

Kata Kunci:

Edukasi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi, Menstrual Hygiene, Santriwati, Vulva Hygiene

Abstrak

Kebersihan area kewanitaan dan pengelolaan menstruasi merupakan bagian penting dari kesehatan reproduksi remaja putri. Identifikasi awal di Pondok Pesantren KH Wahid Hasyim Bangil menunjukkan bahwa 8 dari 10 santriwati yang diwawancarai memiliki pemahaman kurang mengenai cara membersihkan area kewanitaan dan penggunaan pembalut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan santriwati mengenai kebersihan area kewanitaan dan pengelolaan menstruasi. Kegiatan dilaksanakan pada 10 Mei 2026 melalui edukasi langsung selama 30–40 menit, diskusi, tanya jawab, serta penggunaan poster dan leaflet. Sebanyak 30 santriwati mengikuti seluruh rangkaian evaluasi dan memiliki data pretest–posttest lengkap sehingga seluruhnya dianalisis. Pengetahuan diukur menggunakan 10 soal pilihan ganda berskor 0–100. Rerata skor meningkat dari 71,33 menjadi 84,00; sebanyak 21 peserta meningkat, 7 tetap, dan 2 menurun. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna (p<0,001). Hasil tersebut menunjukkan peningkatan pengetahuan segera setelah edukasi, meskipun penurunan skor pada dua peserta menjadi bahan evaluasi untuk penguatan dan pendampingan lanjutan. Poster yang dipasang di area pesantren dan leaflet yang dibagikan menjadi luaran pendukung agar pesan dapat diakses kembali. Capaian kegiatan terbatas pada pengetahuan karena perubahan kebiasaan belum dievaluasi.

Referensi

Evans, R. R., Harris, B., Onuegbu, C., & Griffiths, F. (2022). Systematic review of educational interventions to improve the menstrual health of young adolescent girls. BMJ Open, 12(6), e057204. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2021-057204

Hadina, H., Batjo, S. H., & Hadriani, H. (2023). Promoting menstrual hygiene management education for adolescent girls: A community service initiative. Jurnal Pengabdian Bidan Nasuha, 3(2), 33–39. https://doi.org/10.33860/jpbn.v3i2.1313

Linsqy, L. A. D., Lestari, D. T., & Rahmawati, A. M. (2025). Improving adolescents' reproductive health knowledge through animated video education on vulva hygiene. Indonesian Journal of Nursing Research, 8(2), 80–87. https://doi.org/10.35473/ijnr.v8i2.4288

Majeed, J., Sharma, P., Ajmera, P., & Dalal, K. (2022). Menstrual hygiene practices and associated factors among Indian adolescent girls: A meta-analysis. Reproductive Health, 19, 148. https://doi.org/10.1186/s12978-022-01453-3

Nabwera, H. M., Shah, V., Neville, R., Sosseh, F., Saidykhan, M., Faal, F., Sonko, B., Keita, O., Schmidt, W. P., & Torondel, B. (2021). Menstrual hygiene management practices and associated health outcomes among school-going adolescents in rural Gambia. PLOS ONE, 16(2), e0247554. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0247554

Nastiti, A. A., Triharini, M., Pratiwi, A. H., & Kamel Gouda, A. D. (2023). Educational intervention to improve menstrual hygiene management in adolescent girls in Kalimantan, Indonesia. Journal of the Pakistan Medical Association, 73(2), S13–S17. https://doi.org/10.47391/JPMA.Ind-S2-3

Pusungunaung, F. V., Ake, J., & Tiwatu, F. V. (2022). Tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan vulva hygiene pada remaja putri. Lasalle Health Journal, 1(2), 59–65. https://doi.org/10.52159/lhj.v1i2.10

Putri, K. C., Nursasmita, R., & Rukmaini. (2025). Determinan perilaku vulva hygiene pada remaja putri di SMA X Jakarta Barat. Medical Nurse Journal, 2(2), 53–61. https://doi.org/10.65344/menu.v2i2.179

Puspitasari, D. A., & Oktarina, N. D. (2026). Perilaku menstrual hygiene management yang baik pada remaja putri dalam menjaga kebersihan saat menstruasi. Journal of Holistics and Health Sciences, 8(1). https://doi.org/10.35473/jhhs.v8i1.719

Rahmani, S., Rahim, A., & Kurniawati, N. (2024). The relationship between vulva hygiene and the occurrence of flour albus in adolescent girls at SMP Negeri 55 Makassar City. Journal of Pubnursing Sciences, 2(2), 58–66. https://doi.org/10.69606/jps.v2i02.122

Shahibah, S., Shalahuddin, I., & Mamuroh, L. (2024). The relationship between knowledge and attitude with menstrual hygiene behavior in adolescent girls. Indonesian Journal of Global Health Research, 6(3), 1105–1114. https://doi.org/10.37287/ijghr.v6i3.3100

Susanti, H. D., Marta, M. D., Kholidah, N., Anggraeni, I. R., Moravcová, M., & Chung, M. (2025). Determinants of menstrual hygiene management practices among adolescents: A cross-sectional study. Nurse Media Journal of Nursing, 15(2), 214–226. https://doi.org/10.14710/nmjn.v15i2.72660

UNICEF. (2019). Guidance on menstrual health and hygiene. United Nations Children's Fund.

Wardani, A. C., Nasir, N. M., Alkaff, R. N., & Hananingtyas, I. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku vulva hygiene pada remaja putri di SMP X Kota Bekasi Indonesia. Journal of Religion and Public Health, 4(1), 50–59. https://doi.org/10.15408/jrph.v4i1.28841

Yanti, R. D., Prasetyo, S., Sekarini, L., Farhati, F., Mahmud, P. E., & Hadianti, D. N. (2023). Menstrual hygiene education for adolescent girls in Indonesia: A systematic literature review. International Conference on Interprofessional Health Collaboration and Community Empowerment, 5(1). https://doi.org/10.34011/icihcce.v5i1.271

Setyandari, F., & Rahayuningsih, F. B. (2023). The effectiveness of reproductive health education to increase knowledge among adolescents. Malahayati International Journal of Nursing and Health Science, 6(6), 458–463. https://doi.org/10.33024/minh.v6i6.13062

Diterbitkan

07-09-2026

Cara Mengutip

Prilistyo, D. I. ., Karmila, H. N. ., Bhayusakti, A. ., Ekayanti, R. D. P. ., Sapriyo, P. L. B. ., Tsuroiyah, N. N. ., Maharani, D. H. ., & Selfia, S. (2026). Edukasi Kebersihan Area Kewanitaan dan Pengelolaan Menstruasi pada Santriwati Pondok Pesantren KH Wahid Hasyim Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(5), 5179–5188. https://doi.org/10.54082/jamsi.3257