Peningkatan Pengetahuan Higiene Pribadi dan Sanitasi Makanan sebagai Upaya Pencegahan Risiko Infeksi Helicobacter pylori pada Santri Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.3329Kata Kunci:
Helicobacter pylori, higiene pribadi, pengabdian kepada masyarakat, santri, sanitasi makananAbstrak
Pondok pesantren merupakan hunian komunal dengan kepadatan tinggi dan pola penyediaan makanan terpusat, sehingga memiliki risiko terhadap transmisi patogen saluran cerna termasuk Helicobacter pylori melalui jalur oral–oral dan fekal–oral. Praktik higiene pribadi dan sanitasi makanan yang belum optimal dapat meningkatkan risiko paparan infeksi saluran cerna pada santri. Meningkatkan pengetahuan santri mengenai higiene pribadi dan sanitasi makanan sebagai upaya pencegahan risiko infeksi Helicobacter pylori di lingkungan pondok pesantren. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Juli 2026 di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Kabupaten Probolinggo, melibatkan 50 santri dalam lima kelompok edukasi paralel, menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat partisipatif dengan desain evaluasi one-group pretest–posttest. Kegiatan meliputi sosialisasi, edukasi interaktif, simulasi cuci tangan pakai sabun, penerapan media edukasi, dan evaluasi. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner sepuluh butir yang dikonversi ke rentang nilai 0–100 dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank dengan tingkat signifikansi 5%. Meskipun nilai awal peserta telah berada pada kategori tinggi (90,00 ± 9,26), skor pengetahuan meningkat menjadi 97,40 ± 6,00 setelah edukasi. Peningkatan tersebut bermakna secara statistik berdasarkan uji Wilcoxon signed-rank (Z = −5,018; p <0,001) dengan besar efek kuat (r = 0,71). Proporsi peserta berkategori pengetahuan baik meningkat dari 90,0% menjadi 98,0%. Edukasi higiene pribadi dan sanitasi makanan berbasis partisipasi menunjukkan peningkatan pengetahuan santri segera setelah intervensi. Evaluasi lanjutan diperlukan untuk menilai keberlanjutan pengetahuan, perubahan perilaku higiene, serta dampaknya terhadap keluhan gastritis.
Referensi
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Aulia, N. N., Syifak, S., & Faizah, I. (2023). Senam dapur dalam rangka meningkatkan kebiasaan higiene dan sanitasi makanan di dapur PP Zainul Hasan Genggong. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(6), 11887–11890.
Cohen, J. (1988). Statistical power analysis for the behavioral sciences (2nd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Field, A. (2018). Discovering statistics using IBM SPSS Statistics (5th ed.). SAGE Publications.
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74. https://doi.org/10.1119/1.18809
Handayani, M., & Thomy, T. A. (2018). Hubungan frekuensi, jenis dan porsi makan dengan kejadian gastritis pada remaja. Jurnal Kesehatan Saelmakers Perdana, 1(2), 40–46.
Harmanto, H., Sari, R. I., Ikhsan, M., & Popalia, N. (2025). Pengaruh pemberian edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dalam pencegahan kambuhnya gastritis di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kapontori tahun 2024. Journal of Innovative and Creativity, 5(3), 29057–29063. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.4223
Herlina, L., Sutarna, A., Muslimin, M., Kristanti, I., & Hananah, H. (2023). Pola makan dan gastritis pada remaja santriwati di Madrasah Al-Huffadz II. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 378–386.
International Agency for Research on Cancer. (2012). Biological agents (IARC Monographs on the Evaluation of Carcinogenic Risks to Humans, Vol. 100B). International Agency for Research on Cancer.
Khofifah, N., & Sofa, A. R. (2025). Upaya pemeliharaan kesehatan dan kebersihan di Pondok Puteri Pusat Pesantren Zainul Hasan Genggong berdasarkan ajaran Al-Qur’an dan Hadits. Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 2(2), 164–191.
Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.
Malfertheiner P, Megraud F, Rokkas T, et al. (2022). Management of Helicobacter pylori infection: the Maastricht VI/Florence consensus report. Gut, 71(9), 1724–1762. https://doi.org/10.1136/gutjnl-2022-327745
Maulahela H, Doohan D, Rezkitha YAA, Uchida T, Yamaoka Y, Syam AF, Miftahussurur M. (2024). Helicobacter pylori prevalence in Indonesia: Higher infection risk in Eastern region population. F1000Research, 11, 1581. https://doi.org/10.12688/f1000research.127094.2
Musyafra, N., & Irawan, D. (2024). Hubungan pola makan dengan kejadian gastritis pada remaja putri di Pondok Pesantren Al-Fuad Seruway Kabupaten Aceh Tamiang. Public Health Journal, 1(3), 1–4.
Nauvali, A. Z. (2020). Determinan kejadian gastritis pada santri di Pondok Pesantren Al-Mukhlishin Kabupaten Bogor tahun 2020 [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka].
Nutbeam, D., & Lloyd, J. E. (2021). Understanding and responding to health literacy as a social determinant of health. Annual Review of Public Health, 42, 159–173. https://doi.org/10.1146/annurev-publhealth-090419-102529
Pesantren Zainul Hasan Genggong. (2019). Website resmi Pesantren Zainul Hasan Genggong. https://www.pzhgenggong.or.id
Pesantren Zainul Hasan Genggong. (2023). Sejarah dan latar belakang berdirinya Pesantren Zainul Hasan Genggong. https://www.pzhgenggong.or.id/latar-belakang/
Pratiwi, E. F., & Meilan, M. (2017). Higiene dan sanitasi pada pengolahan makanan di Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor Putri 4 di Desa Lamomea Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Gizi Ilmiah, 4(2), 1–21.
Tjokroprawiro, A. (Ed.). (2015). Buku ajar ilmu penyakit dalam (Ed. 2). Airlangga University Press.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Danny Irawan, Lea Maera Shanty, Ardyarini Dyah Savitri, Rifky Dwi Aditya Iryawan, Akbar Reza Muhammad, Diva Najlacesa Zefanya Purwanto, Keysa Dhia Kamila, Faizzatur Salma Ratnaduhita, Raffy Firdaus Xxafier, Mikail Nur Ramadhani, Muhammad Reihan Putra Purnama

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




