Peningkatan Pemahaman Siswa melalui Seminar Edukasi tentang Pencegahan Kekerasan Seksual dan Perundungan di SMP Muhammadiyah 2 dan SMA Muhammadiyah 2 Samarinda, Kota Samarinda, Kalimantan Timur
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.3417Kata Kunci:
kekerasan seksual, pendidikan, perundungan, pemahaman siswa, pencegahanAbstrak
Pencegahan kekerasan seksual dan perundungan di lingkungan sekolah penting dilakukan karena peserta didik perlu memiliki pemahaman yang memadai untuk mengenali bentuk kekerasan, memahami dampaknya, serta mengetahui tindakan yang tepat ketika mengalami atau menyaksikan kejadian tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMP Muhammadiyah 2 dan SMA Muhammadiyah 2 Samarinda mengenai pencegahan kekerasan seksual dan perundungan. Kegiatan dilaksanakan melalui seminar edukasi yang diikuti oleh 98 siswa. Pemahaman peserta dievaluasi melalui tes yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan perbandingan rata-rata skor dan perhitungan Normalized Gain (N-Gain). Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor pemahaman meningkat dari 62,42 pada pre-test menjadi 79,55 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 17,13 poin. Nilai N-Gain sebesar 0,49 termasuk dalam kategori sedang. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti seminar edukasi. Dengan demikian, kegiatan seminar edukasi berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman 98 siswa mengenai bentuk kekerasan, dampaknya, serta tindakan pencegahan dan penanganan yang tepat di lingkungan sekolah.
Referensi
Amanda, C., & Adhari, A. (2024). Pentingnya pendidikan seksualitas dalam mencegah kekerasan seksual terhadap perempuan. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(1), 677–686. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i1.1303
Arhuis-Inca, W., Ipanaqué-Zapata, M., Bazalar-Palacios, J., Quevedo-Calderón, N., & Gaete, J. (2021). Violence at school and bullying in school environments in Peru: Analysis of a virtual platform. Frontiers in Psychology, 11, 543991. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.543991
Arqiya, S., & Dahnial, I. (2026). Upaya pencegahan kekerasan seksual melalui konten edukasi seksual bagi anak pekerja migran Indonesia di Sanggar Belajar Kepong Malaysia. Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 11(1), 178–190. https://doi.org/10.22437/gentala.v11i1.53433
Bintari, A. (2024). Kekerasan seksual berbasis elektronik: Permasalahan dan respons terhadap kasus. Jurnal Perempuan, 29(1), 17–29. https://doi.org/10.34309/jp.v29i1.960
Clayton, H. B., Kilmer, G., DeGue, S., Estefan, L. F., Le, V. D., Suarez, N. A., Lyons, B. H., & Thornton, J. E. (2023). Dating violence, sexual violence, and bullying victimization among high school students—Youth Risk Behavior Survey, United States, 2021. MMWR Supplements, 72(1), 66–74. https://doi.org/10.15585/mmwr.su7201a8
Firdaus, W. N. M., Purnama, A. W., Widaya, A. P., Isnadi, R., & Suwartini, S. (2026). Sosialisasi anti perundungan sejak dini: Membangun kesadaran peserta didik sekolah dasar akan bahaya bullying. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 3849–3861. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.900
Halimah, N. S., Nabila, A., Yulianti, F., Meylinda, M., Mallona, M., Alfarizki, M., & Zakiah, Z. (2023). Meningkatkan sexual education melalui media Lapis sebagai pencegahan kekerasan seksual pada anak SMP. Psyche: Jurnal Psikologi, 5(2), 253–260. https://doi.org/10.36269/psyche.v5i2.1584
Khoiriyah, D. M., & Filasofa, L. M. K. (2024). Penerapan sekolah ramah anak untuk pencegahan kekerasan seksual. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(2), 538–546. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i2.674
Lubis, B. K. B., & Dafit, F. (2024). Peran guru dalam mewujudkan lingkungan sekolah zero bullying terhadap kesehatan mental siswa sekolah dasar. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 620–629. https://doi.org/10.29210/1202424584
Nurbayani, S., Dede, M., & Widiawaty, M. A. (2022). Utilizing library repository for sexual harassment study in Indonesia: A systematic literature review. Heliyon, 8(8), e10194. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e10194
Rodliyah, F. (2023). Optimalisasi modul sebagai konseling preventif kekerasan seksual pada santri perempuan. Jurnal Harkat: Media Komunikasi Gender, 19(1), 15–24. https://doi.org/10.15408/harkat.v19i1.30191
Sahin-Ilkorkor, Z., & Brubaker, S. J. (2025). Similarities and differences between bullying and sexual harassment in schools: A social-ecological review of risk and protective factors. Behavioral Sciences, 15(1), 61. https://doi.org/10.3390/bs15010061
Solehati, T., Solahudin, A., Juniarti, R., Fauziah, S., Romadona, R., Audina, R., Novianty, S., Kurniawan, R., & Kosasih, C. E. (2023). Intervensi pencegahan kekerasan seksual pada remaja: Literature review. Holistik Jurnal Kesehatan, 17(6), 522–537. https://doi.org/10.33024/hjk.v17i6.12630
Syahroni, M., Hananto, I., & Anggraini, W. (2024). Peningkatan literasi digital untuk mencegah perundungan dan kekerasan seksual bagi siswa sekolah dasar. GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(2), 389–400. https://doi.org/10.31571/gervasi.v8i2.7580
Tekka, M. A., Rahim, M., & Puluhulawa, M. (2024). Penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam meningkatkan pemahaman kekerasan seksual pada siswa. JAMBURA Guidance and Counseling Journal, 5(1), 42–50. https://doi.org/10.37411/jgcj.v5i1.3095
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Salwa Nabila Savitri, Panji Dimas Rudi Samudra, Junita Nur Riska, Nurul Fadhilah Fahimah, Sherlina Octavianti, Cahyo Alfarizki, Muhammad Nur Ashiddiq Bahtiar, Yogaswara Fajar Buwana, Ainuropiq Ainuropiq

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




