Skrining Kesehatan pada Pra-Lansia dan Lansia dan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu di Posyandu Lansia Karangmojo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

Penulis

  • Asri Hendrawati Departemen Biokimia & Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia, Indonesia
  • Syaefudin Ali Akhmad Departemen Biokimia & Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia, Indonesia
  • Nur Aini Djunet Departemen Biokimia & Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia, Indonesia
  • Raden Edi Fitriyanto Departemen Biokimia & Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia, Indonesia
  • Anggia Fitria Agustin Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia, Indonesia
  • Erlina Marfianti Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia, Indonesia
  • Ana Fauziyati Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia, Indonesia
  • Rina Juwita Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia, Indonesia
  • Ika Fidianingsih Departemen Histologi dan Biologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia, Indonesia
  • Mujiyanto Mujiyanto Departemen Biokimia & Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia, Indonesia
  • Nur Indah Yogadiasti Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.3419

Kata Kunci:

kader posyandu, lansia, pra-lansia, profil metabolik, skrining kesehatan

Abstrak

Gangguan metabolik pada penduduk usia lanjut sering tidak terdeteksi karena keterbatasan skrining rutin di posyandu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader Posyandu Lansia mengenai penapisan status gizi dan pemeriksaan biokimia darah kapiler, serta memetakan profil kesehatan peserta. Kegiatan dilaksanakan pada 13 September 2026 di Posyandu Lansia Karangmojo, Kabupaten Sleman, melalui pelatihan kader, pemeriksaan kesehatan (antropometri, tekanan darah, suhu, hemoglobin, glukosa darah sewaktu, asam urat, dan kolesterol), serta edukasi gizi interaktif. Sebanyak 19 kader mengikuti pelatihan dan 106 warga menjalani pemeriksaan lengkap, terdiri atas 23 pra-lansia (45–59 tahun) dan 83 lansia (≥ 60 tahun). Pengetahuan kader meningkat dari nilai rata-rata 34,6 (n = 13, rentang 0–100) menjadi 62,3. Peninggian glukosa darah sewaktu (≥ 140 mg/dL) ditemukan pada 15,1% peserta, hipertensi 66,0%, kolesterol tidak normal 60,4%, hiperurisemia 59,4%, anemia 40,6%, dan indeks massa tubuh tidak normal 50,9%. Pemeriksaan ulang menemukan 22 peserta dengan anemia sedang-berat (Hb < 10 g/dL) dan 11 peserta dengan hipertensi berat, yang seluruhnya dirujuk ke fasilitas kesehatan tingkat pertama. Skrining berbasis komunitas yang melibatkan kader mampu menjangkau kasus risiko tinggi yang belum terdiagnosis.

Referensi

Apriningsih, A., Syahbuddin, S., & Octaria, Y. C. (2026). The use of Self-MNA (Mini Nutritional Assessment) for nutritional status measurement of elderly females in a community-based health care. Acta Medica Philippina, 60(12), 80–88. https://doi.org/10.47895/amp.v60i12.4588

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik penduduk lanjut usia 2023 (Nomor Katalog 4104001; Nomor Publikasi 04200.2323). Badan Pusat Statistik.

El Khuluqo, I., & Nuryati, T. (2020). Pelatihan dan pendampingan kader posyandu lansia di wilayah kerja puskesmas Cimuning. 02, 1. https://doi.org/10.36722/jpm.v2i1.358.

Fitriana, I. (2022). Revaksinasi COVID-19 pada Kelompok Lansia dengan Frailty. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 9(2), 82. https://doi.org/10.7454/jpdi.v9i2.829

Harbuwono, D. S., Mokoagow, M. I., Magfira, N., & Helda, H. (2021). ADA diabetes risk test adaptation in indonesian adult populations: Can it replace random blood glucose screening test? Journal of Primary Care and Community Health, 12. https://doi.org/10.1177/21501327211021015

Hazmi Sinulingga, M., Ariestine, D. A., & Purba, A. S. (2023). Relationship between nutrition status (MNA) and fall risk (FRQ) in elderly patients. International Journal of Research and Review, 10(7), 650–655. https://doi.org/10.52403/ijrr.20230776

Kaeni, N. F., Sholihah, A. N., Sulistyoningtyas, S. (2022). Penguatan peran kader posyandu dalam pencegahan penyakit degeneratif pada lansia di posyandu lansia. In J. A. I : Jurnal Abdimas Indonesia. https://dmi-journals.org/jai/

Kaiser, M. J., Bauer, J. M., Ramsch, C., Uter, W., Guigoz, Y., Cederholm, T., Thomas, D. R., Anthony, P., Charlton, K. E., Maggio, M., Tsai, A. C., Grathwohl, D., Vellas, B., & Sieber, C. C. (2009). Validation of the Mini Nutritional Assessment short-form (MNA®-SF): A practical tool for identification of nutritional status. The Journal of Nutrition, Health & Aging, 13(9), 782–788. https://doi.org/10.1007/s12603-009-0214-7

Karoopongse, E., Srinonprasert, V., Chalermsri, C., & Aekplakorn, W. (2022). Prevalence of anemia and association with mortality in community-dwelling elderly in Thailand. Scientific Reports, 12(1). https://doi.org/10.1038/s41598-022-10990-7

Pradana, A. A., Gobbens, R. J. J., Susanto, H., Rohayati, Siahaan, J., & Lee, S. C. (2024). Multidimensional frailty assessment: Development and validation of the Tilburg Frailty Indicator-Indonesia version. Geriatric Nursing, 59, 614–622. https://doi.org/10.1016/j.gerinurse.2024.08.007

Riskyana, C.D.., & Kumala, M. (2023). Status gizi lansia panti werdha hana dan sasana tresna werdha ria pembangunan dengan mna dan IMT. EBERS PAPYRUS,29(1). https://doi.org/10.24912/ep.v29i1.24632.

Setiati, S., Harimurti, K., Fitriana, I., Dwimartutie, N., Istanti, R., Azwar, M. K., Aryana, I. G. P. S., Sunarti, S., Sudarso, A., Ariestine, D. A., Dwipa, L., Widajanti, N., Riviati, N., Mulyana, R., Rensa, R., Mupangati, Y. M., Budiningsih, F., & Sari, N. K. (2025). Co-occurrence of frailty, possible sarcopenia, and malnutrition in community-dwelling older outpatients: A multicentre observational study. Annals of Geriatric Medicine and Research, 29(1), 91–101. https://doi.org/10.4235/agmr.24.0144

Setyaning, R. S. W. (2025). Pengaruh pelatihan kader posyandu terhadap tingkat pengetahuan gizi dan keterampilan mengukur antropometri. Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 9(2), 387–392. https://doi.org/10.22487/ha010925

Siregar, R. R. (2023). Edukasi Proses Penuaan dan Perubahan Pada Lansia. Health Community Service, 1(1), 18–21. https://doi.org/10.47709/hcs.v1i1.3137

Söderström, L., & Rosenblad, A. (2023). Long-term association between malnutrition and all-cause mortality among older adults: A 10-years follow-up study. Clinical Nutrition, 42(12), 2554–2561. https://doi.org/10.1016/j.clnu.2023.10.026

Sumandar, S., Ekaputri, M., & Ramadia, A. (2023). Sarcopenia: The prevalence and associated factors in community-dwelling elderly. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(2), 50–60. https://doi.org/10.30597/mkmi.v19i2.24455

Sumandar, S., Fadhli, R., & Mayasari, E. (2021). Sosio-ekonomi, sindrom metabolik terhadap kekuatan genggaman tangan lansia di komunitas. Jurnal Kesehatan Vokasional, 6(1), 61. https://doi.org/10.22146/jkesvo.60813

Suprapto, S., Mulat, T.C., & Yuriatson, Y. (2022). Kompetensi kader posyandu lansia melalui pelatihan dan pendampingan. Abdimas Polsaka, 1(2), 39–44. https://doi.org/10.35816/abdimaspolsaka.v1i2.15

Urgessa, M. (2022). The Mini Nutritional Assessment tool’s applicability for the elderly in Ethiopia: validation study. PeerJ, 10. https://doi.org/10.7717/peerj.14396

World Health Organization. (2024). Regional Office for South-East Asia. (2024). WHO South-East Asia regional strategy on healthy ageing 2024–2030. World Health Organization. Regional Office for South-East Asia. https://www.who.int/publications/i/item/9789290220244

Diterbitkan

21-10-2026

Cara Mengutip

Hendrawati, A., Akhmad, S. A. ., Djunet, N. A. ., Fitriyanto, R. E. ., Agustin, A. F. ., Marfianti, E. ., Fauziyati, A. ., Juwita, R. ., Fidianingsih, I. ., Mujiyanto, M., & Yogadiasti, N. I. . (2026). Skrining Kesehatan pada Pra-Lansia dan Lansia dan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu di Posyandu Lansia Karangmojo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(6), 6039–6050. https://doi.org/10.54082/jamsi.3419