Penguatan Kapasitas Kader melalui Edukasi Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang serta Pelatihan Pemantauan Jentik di Desa Badak Baru, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.3422Kata Kunci:
Demam berdarah dengue, edukasi kesehatan, kader kesehatan, pemantauan jentik, pemberantasan sarang nyamukAbstrak
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Desa Badak Baru, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Mitra mengidentifikasi bahwa pemantauan jentik di rumah warga belum dilakukan secara konsisten meskipun pengetahuan dasar kader sudah baik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pemahaman mengenai pemberantasan sarang nyamuk melalui menguras, menutup, dan mendaur ulang serta meningkatkan keterampilan pemantauan jentik. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Seroja 2 dengan melibatkan 20 kader melalui pretest, edukasi interaktif, demonstrasi, praktik pemeriksaan jentik, posttest, dan observasi 20 rumah. Keterampilan dinilai menggunakan daftar tilik lima langkah. Sebanyak 18 dari 20 kader (90,0%) mampu melakukan seluruh langkah dengan tepat setelah pelatihan. Skor pengetahuan dan tindakan tetap maksimum pada pretest dan posttest sehingga tidak tersedia variasi untuk menunjukkan perubahan. Observasi menemukan tempat penampungan air tanpa penutup pada 12 rumah (60,0%), barang bekas penampung air pada 9 rumah (45,0%), drainase bermasalah pada 7 rumah (35,0%), dan jentik pada 5 rumah (25,0%). Tindak lanjut difokuskan pada pendampingan ulang dua kader serta pemantauan ulang rumah positif jentik oleh kader bersama pengelola program kesehatan lingkungan UPTD Puskesmas Badak Baru pada jadwal pemantauan rutin berikutnya.
Referensi
Al Karim, F. S., Nurhidayah, M., Mahirah, F. E., Apriyanto, M. Y., Tsurayya, T., & Hartanti, D. (2024). Sosialisasi DBD bentuk upaya pencegahan dan penurunan kasus demam berdarah di Desa Kebonadem. Aksi Nyata: Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan, 1(4), 12–19. https://doi.org/10.62383/aksinyata.v1i4.475
Badan Pusat Statistik Kabupaten Kutai Kartanegara. (2025). Kecamatan Muara Badak dalam angka 2025. https://kukarkab.bps.go.id/id/publication/2025/09/26/9695aea53310e2e8a054bd3a/muara-badak-district-in-figures-2025.html
Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara. (2024). Profil kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2023.
Ernawati, K., Kurnianingsih, I., Nurmaya, Fathurahman, M., Rinaldy, M., Dwikhanza, K. F., Alfira, P., Qatrunnada, S. A., & Wulansari, R. (2023). Educating dengue hemorrhagic fever to Jumantik cadres using mobile application for mosquito nest eradication. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 8(3), 411–419. https://doi.org/10.26905/abdimas.v8i3.9405
Firdaust, M., Widyanto, A., Budiono, Z., Abdullah, S., Santjaka, A., Gunawan, A. T., & Yulianto. (2025). Pelatihan kader jumantik dalam pengendalian vektor DBD Desa Pandak Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas. Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS, 4(4), 313–321. https://doi.org/10.35960/pimas.v4i4.1947
Ismah, Z., Purnama, T. B., Wulandari, D. R., Sazkiah, E. R., & Ashar, Y. K. (2021). Faktor risiko demam berdarah di negara tropis. ASPIRATOR - Journal of Vector-Borne Disease Studies, 13(2), 147–158. https://doi.org/10.22435/asp.v13i2.4629
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman pencegahan dan pengendalian demam berdarah dengue di Indonesia.
Lindawati, N. Y., Murtisiwi, L., Rahmania, T. A., Damayanti, P. N., & Widyasari, F. M. (2021). Upaya peningkatan pengetahuan masyarakat dalam rangka pencegahan dan penanggulangan DBD di Desa Dlingo, Mojosongo, Boyolali. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 4(2), 473–476. https://doi.org/10.31764/jpmb.v4i2.4182
Liziawati, M., Zakiah, Z., Zakiati, U., Rachmawati, F., Miranti, M., Pohan, T., Ihyani, I., & Defriyana, D. (2023). Pemberdayaan masyarakat dalam pengendalian demam berdarah dengue melalui pembentukan Kampung Berbatik di Kelurahan Pancoran Mas dan Beji Kota Depok. Journal of Human and Education, 3(1), 7–14. https://doi.org/10.31004/jh.v3i1.83
Martini, M., Adi, M. S., Udiyono, A., Kusariana, N., & Fauzi, M. (2023). Pelatihan kader dalam teknik pengendalian vektor demam berdarah dengue di Kota Semarang. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(6), 12772–12776. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i6.22752
Nontapet, O., Maneerattanasak, S., Jaroenpool, J., Phumee, A., Krachai, W., Napet, P., Rahman, M. S., & Suwanbamrung, C. (2022). Understanding dengue solution and larval indices surveillance system among village health volunteers in high- and low-risk dengue villages in southern Thailand. One Health, 15, 100440. https://doi.org/10.1016/j.onehlt.2022.100440
Rakhmani, A. N., & Zuhriyah, L. (2024). Knowledge, attitudes, and practices regarding dengue prevention among health volunteers in an urban area—Malang, Indonesia. Journal of Preventive Medicine and Public Health, 57(2), 176–184. https://doi.org/10.3961/jpmph.23.484
Ramayanti, I., Erlyn, P., Noviyanti, N., Silvana, R., & Frayogi, F. D. (2022). Peningkatan pengetahuan masyarakat dalam pencegahan penyakit DBD di Desa Beti Indralaya Selatan Ogan Ilir. Indonesia Berdaya, 3(4), 1001–1008. https://doi.org/10.47679/ib.2022336
Ridha, M. R., Aisyah, S., Triana, Y., Priono, M., & Jumriadi. (2023). Improving community knowledge and behavior in the one house one Jumantik program in dengue control. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(3). https://doi.org/10.15294/kemas.v18i3.40525
Rinarto, N. D., Yuliastuti, C., Astuti, N. M., Farida, I., Irawandi, D., Huda, N., & Setiadi. (2023). Community empowerment in prevention of dengue hemorrhagic fever in coastal areas. Journal of Community Engagement in Health and Nursing, 1(2), 61–65. https://doi.org/10.30643/jcehn.v1i2.305
Salim, B. F., Yudha, D. S. K., Musdalifah, F. A., Irmawati, Rifqoh, L. I., Putrisari, M. F., Nurafifah, P. D., Agustiani, R., Putra, R. D. P., Nurjanah, S., Lestari, T., Istiqomah, W. A., & Wirdati, I. E. (2024). Upaya pencegahan demam berdarah dengue melalui pelatihan kader jumantik dan kegiatan bersih desa di Dusun Tambakrejo. Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(1), 36–39.
Sari, R. K., Djamaluddin, I., Djam'an, Q., & Sembodo, T. (2022). Pemberdayaan masyarakat dalam upaya pencegahan demam berdarah dengue di Puskesmas Karangdoro. Jurnal ABDIMAS-KU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran, 1(1), 25–33. https://doi.org/10.30659/abdimasku.1.1.25-33
Somad, A., Detiana, D., Lusiana, L., & Wibowo, W. D. A. (2024). Pembentukan kader juru pemantau jentik pada kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Pagar Agung Kecamatan Lahat, Indonesia tahun 2023. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(6), 991–997. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i6.6781
Sukendra, D. M., Indrawati, F., Hermawati, B., Santik, Y. D. P., Maharhani, A. D., & Fitri, A. (2021). Pemberdayaan berbasis innovative community-centered dengue-ecosystem management untuk menurunkan IR DBD. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 5(2). https://doi.org/10.15294/higeia.v5i2.42045
UPTD Puskesmas Badak Baru. (2025). Laporan profil kesehatan dan laporan tahunan surveilans epidemiologi DBD tahun 2025 [Laporan internal].
Wulandari, A. R., Andarini, D., Idris, H., & Anggraeni, R. (2024). Analisis faktor risiko perilaku masyarakat dalam pengendalian vektor pada kasus DBD: Literatur review. Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat, 3(1), 35–44.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rachmatia Rachmatia, Yuliani Winarti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




